MAKASSAR, BUKAMATA - Kisruh seleksi Komisioner Komisi Penyiaran Independen Daerah (KPID) dan Komisi Informasi (KI) Sulsel akhirnya memasuki babak baru. Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulsel telah menerbitkan rekomendasi kepada Pimpinan DPRD Sulsel.
Dalam rekomendasinya, BK merekomendasikan kepada pimpinan DPRD Sulsel untuk tidak melanjutkan hasil seleksi KPID dan KI Sulsel kepada Gubernur Sulsel untuk ditetapkan.
Pimpinan DPRD Sulsel harus menjalankan rekomendasi dari BK, karena ditemukan ada pelanggaran dalam proses uji kelayakan dan kepatutan.
Koalisi Jurnalis Peduli Penyiaran (KJPP) Sulsel memberikan apresiasi tinggi kepada BK DPRD Provinsi Sulsel atas kinerja dan integritas yang ditunjukkan dalam menangani kisruh seleksi calon anggota KPID dan KI Sulsel. KJPP menyambut baik keputusan tersebut dan memberikan dukungan penuh terhadap langkah BK DPRD Sulsel.
Koordinator Koalisi Jurnalis Peduli Penyiaran, Muhammad Idris, menilai bahwa rekomendasi ini adalah langkah yang tepat untuk memastikan proses seleksi berjalan secara adil dan transparan. Sebagai tindak lanjut, KJPP mendesak agar DPRD Provinsi Sulsel melakukan perekrutan ulang calon anggota KPID dan KI dari awal, dengan melibatkan semua organisasi profesi serta masyarakat secara luas.
"Hal ini diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan publik terhadap proses seleksi dan memastikan bahwa calon yang terpilih benar-benar memenuhi standar yang diharapkan dalam menjalankan tugasnya dengan baik dan profesional," ujarnya. (*)
BERITA TERKAIT
-
Lukman B Kady Salurkan Air Bersih untuk Warga Bontomanai Takalar di Tengah El Nino
-
Nasib 600 Buruh Bagasi Pelabuhan Makassar Disorot, DPRD Sulsel Beri Tenggat 3 Bulan
-
Peduli Kondisi Masyarakat, Gubernur Andi Sudirman Tegaskan Pajak Daerah Tak Naik
-
"Hak Melekat, Tanggung Jawab Moral Juga", Dokter Fadli Ananda Bagikan Seluruh Gajinya untuk Bantu Pasien di Rumah Sakit
-
Dugaan Aniaya Staf, Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong Dipanggil BK