Redaksi
Redaksi

Rabu, 14 Agustus 2024 13:30

Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan akhirnya secara resmi mengusung Muhammad Ramdhan Pomanto atau yang karib disapa Danny Pomanto pada perhelatan Pilgub Sulsel 2024. Hal ini diumumkan oleh Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di Kantor DPP PDI Perjuangan, Rabu (13/8/2024).
Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan akhirnya secara resmi mengusung Muhammad Ramdhan Pomanto atau yang karib disapa Danny Pomanto pada perhelatan Pilgub Sulsel 2024. Hal ini diumumkan oleh Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di Kantor DPP PDI Perjuangan, Rabu (13/8/2024).

Tinggalkan Andi Sudirman, PDI Perjuangan Pilih Danny Pomanto

PDI Perjuangan sendiri pada Pilgub Sulsel 2018 menjadi partai pengusung pasangan Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman. Di Pilgub Sulsel 2024 ini, Andi Sudirman Sulaiman kembali bertarung dan berpasangan dengan kader NasDem, Fatmawati Rusdi.

MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan akhirnya secara resmi mengusung Muhammad Ramdhan Pomanto atau yang karib disapa Danny Pomanto pada perhelatan Pilgub Sulsel 2024. Hal ini diumumkan oleh Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di Kantor DPP PDI Perjuangan, Rabu (13/8/2024).

Dalam daftar calon yang mendapatkan rekomendasi PDI Perjuangan, nama Walikota Makassar itu disebut berpasangan dengan Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulsel, Azhar Arsyad.

Dengan begitu, pasangan Danny Pomanto dan Azhar Arsyad telah mengantongi total 13 kursi DPRD Sulsel dari 17 kursi yang dipersyaratkan untuk mengusung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel.

PDI Perjuangan sendiri pada Pilgub Sulsel 2018 menjadi partai pengusung pasangan Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman. Di Pilgub Sulsel 2024 ini, Andi Sudirman Sulaiman kembali bertarung dan berpasangan dengan kader NasDem, Fatmawati Rusdi.

Terkait pilihan PDI Perjuangan yang menjatuhkan pilihan pada pasangan Danny Pomanto dan Azhar Arsyad, Pengamat Politik Universitas Hasanuddin, Andi Ali Armunanto, menilai keputusan tersebut adalah hal yang wajar mengingat Danny sudah mendeklarasikan diri sebagai kader PDI Perjuangan. "Saya rasa tidak ada yang salah dengan PDIP mengusung kadernya sendiri," ungkapnya.

Pun begitu, lanjut Ali, jika melihat sejarah yang terjadi pada Pilgub Sulsel sebelumnya, hal ini tentu menjadi pertanyaan, mengapa PDI Perjuangan tidak lagi bekerjasama dengan Andi Sudirman di Pilgub Sulsel tahun ini.

"Bisa jadi, dengan mengusung kader sendiri, PDIP memiliki opsi yang lebih leluasa ketika mengusung kadernya sendiri. Bargaining politiknya bisa lebih luas dan punya kontrol terhadap kadernya," pungkasnya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pilgub Sulsel 2024 #Danny Pomanto

Berita Populer