BUKAMATA -- Sambutan berbeda didapat kontingen dari Palestina dan Israel pada defile upacara pembukaan Olimpiade 2024 Paris di Sungai Seine, Prancis, Jumat (26/7) malam waktu setempat.
Dalam video yang viral di media sosial, banyak penonton yang mencemooh saat nama kontingen Israel disebut. Mereka berteriak mencemooh saat kapal yang membawa kontingen Israel lewat.
"Kontingen Israel dicemooh selama upacara pembukaan. Penonton lokal tidak memberikan sambutan hangat kepada kontingen Israel. Penonton upacara pembukaan tampak mencemooh saat kapal Israel menyusuri Sungai Seine," tulis The New York Times.
Dalam foto yang ditunjukkan Reuters, protes terhadap Israel juga terjadi saat upacara pembukaan Olimpiade 2024. Di salah satu gedung yang dilewati kontingen saat defile, terlihat sejumlah orang melakukan protes terhadap Israel dengan membentangkan poster.
"Israel ada di podium kejahatan perang. Boikot para penjahat genosida," bunyi tulisan poster tersebut.
Sebaliknya, sambutan hangat dan meriah didapat kontingen Palestina saat defile upacara pembukaan Olimpade 2024. Para penonton bertepuk tangan dan bersorak memberi dukungan untuk para atlet Palestina yang berada di atas kapal.
Sebanyak delapan enam atlet Palestina akan tampil di Olimpiade 2024 dari cabang olahraga tinju, judo, taekwondo, menembak, dan berenang. Dari delapan atlet itu, hanya satu yang lolos lewat kualifikasi, yakni taekwondoin Omar Ismail.
Sebelumnya, Komite Olimpiade Palestina (POC) telah mengirim surat permohonan kepada Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC), Thomas Bach, untuk melarang atlet-atlet Israel tampil di Olimpiade 2024.
Surat tersebut berfokus pada pelanggaran Israel terhadap Resolusi Majelis Umum PBB mengenai Olimpiade 2024, yang mengamanatkan Gencatan Senjata Olimpiade dari 19 Juli hingga 15 September 2024.
Hal itu dilakukan untuk memastikan lingkungan yang damai selama Olimpiade berlangsung, namun pihak Israel tetap melakukan pemboman di Gaza yang mengakibatkan korban sipil.
Namun, Thomas Bach memastikan atlet-atlet Israel bisa tampil di Olimpiade 2024. Bach mengatakan pihak IOC tidak akan terlibat dalam diskusi politik.
BERITA TERKAIT
-
Parlemen Israel Setujui RUU Hukuman Mati untuk Kasus “Terorisme”, Dikecam Sebagai Langgar Hukum Internasional
-
Pejabat Sepak Bola Israel Heran FIFA dan UEFA Belum Jatuhi Sanksi Terkait Serangan di Gaza
-
Panggilan Perang Diplomasi: Qatar Kumpulkan Kekuatan Arab-Islam Lawan Israel
-
Indonesia dan OKI Kecam Rencana Kontrol Penuh Militer Israel atas Jalur Gaza
-
6.000 Truk Bantuan Kemanusiaan Tertahan, Gaza Terancam Kelaparan Massal di Tengah Perang Narasi