Redaksi
Redaksi

Selasa, 11 Juni 2024 19:16

Ilutrasi.(INT)
Ilutrasi.(INT)

Pria di Luwu Tega 4 Kali Perkosa Anak Tirinya

Pelaku memperkosa anak tirinya sejak Desember 2023.

LUWU, BUKAMATANEWS - Seorang pria inisial MS (43) ditangkap Resmob Polres Luwu usai dilaporkan oleh istrinya sendiri. Laporan tersebut setelah MS tega memperkosa anak tirinya sebanyak 4 kali sejak Desember 2023.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Luwu, Ajun Komisaris Muhammad Saleh mengatakan kasus rudapaksa dilakukan MS terhadap anak tirinya terungkap setelah ibu korban melapor. Saleh menjelaskan sebelumnya korban bercerita kepada ibunya sudah dirudapaksa oleh ayah tirinya.

"Ibu korban tidak terima mendengar cerita anaknya. Dia langsung melaporkan MS insiden tersebut ke kepolisian," ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Selasa (11/6/2024).

Usai mendapatkan laporan tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan. Mengetahui jika dilapor oleh istrinya ke polisi, pelaku bersembunyi di rumah keluarganya di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu.

"Kemarin, Senin (10/6), pukul 15.00 Wita pelaku kita tangkap di rumah keluarganya. Saat ditangkap MS tidak melakukan perlawan dan langsung dibawa ke Mapolres Luwu,” bebernya.

Saat diperiksa, MS mengaku melakukan rudapaksa terhadap anak tirinya sejak Desember 2023. Sampai Juni 2024, kata Saleh, pelaku setidaknya sudah empat kali melakukan rudapaksa terhadap korban.

"Hasil interogasi MS telah melakukan tindakan asusila kepada anak tirinya sebanyak 4 kali. Dia lakukan rudapaksa secara bertahap mulai Desember 2023 hingga Juni 2024," ungkapnya.

Akibat perbuatannya, MS terancam dijerat Pasal 76 D Jo pasal 81 ayat (1), ayat (2) dan atau pasal 76 E Jo pasal 82 ayat (1) dan (2) Undang-undang RI No 17 tahun 2016, tentang Perlindungan Anak.

"Dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara," tandas Saleh.

Tak hanya itu, sambung Saleh, MS juga dikenakan denda sebesar Rp500 juta dan mendapat hukuman tambahan karena statusnya sebagai wali korban.

“Kemudian denda paling banyak Rp500 juta dan pidananya ditambah 1/3 (sepertiga) dari ancaman pidana karena tersangka adalah orang tua, wali, pengasuh anak," pungkasnya.(*)

#Pemerkosaan anak #Polres Luwu

Berita Populer