Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Minggu, 02 Juni 2024 17:19

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan Ashari Fakhsirie Radjamilo mendampingi Deputi Bidang Perkoperasian Kementerian Koperasi dan UKM Indonesia, Ahmad Zabadi, melakukan kunjungan ke Pasar Rakyat Beroanging di Kabupaten Jeneponto.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan Ashari Fakhsirie Radjamilo mendampingi Deputi Bidang Perkoperasian Kementerian Koperasi dan UKM Indonesia, Ahmad Zabadi, melakukan kunjungan ke Pasar Rakyat Beroanging di Kabupaten Jeneponto.

Diinisiasi Pemprov Sulsel, Revitalisasi Pasar Beroanging Jeneponto Segera Dilakukan

Telah ada SK Tugas Pembantuan dari Kementerian Koperasi dan UKM Indonesia dengan dana Rp1,5 miliar untuk pembangunan Pasar Beroanging.

JENEPONTO, BUKAMATA - Revitalisasi Pasar Beroanging, Kabupaten Jeneponto, akan segera dilakukan. Jika tak ada aral melintang, pembangunan akan dimulai Bulan Juli 2024 mendatang.

Pembangunan Pasar Beroanging ini diinisiasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Koperasi dan UKM. Anggarannya bersumber dari APBN, pada Kementrian Koperasi dan UKM Indonesia.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan Ashari Fakhsirie Radjamilo mendampingi Deputi Bidang Perkoperasian Kementerian Koperasi dan UKM Indonesia, Ahmad Zabadi, melakukan kunjungan ke Pasar Rakyat Beroanging di Kabupaten Jeneponto.

Kunjungan dilakukan pada Jumat malam, 31 Mei 2024. Di sana mereka bertemu Penjabat Bupati Jeneponto bersama Camat Bangkala Barat dan Kepala Desa Beroanging, serta tokoh masyarakat.

"Malam-malam kami bersama Deputi Koperasi  dan UKM mengunjungi rencana revitalisasi pembangunan pasar di Beroanging, Kecamatan Bangkala Barat," kata Ashari.

Dia menjelaskan, telah ada SK Tugas Pembantuan dari Kementerian Koperasi dan UKM Indonesia dengan dana Rp1,5 miliar untuk pembangunan Pasar Beroanging. Tanah adalah hibah Pemerintah Desa Beroanging ke Pemda Jeneponto untuk lokasi pembangunan pasar. Pasar ini akan melayani delapan desa di sekitar Desa Beroanging.

"Ini menjawab kebutuhan sangat mendesak dari masyarakat. Karena tidak adanya pasar di sekitar situ. Insya Allah pasar ini akan dikelola oleh koperasi di Desa tersebut dan betul-betul Insya Allah sistem kelolanya adalah manajemen koperasi. Artinya, semua yang masuk menjual adalah anggota koperasi di desa bersangkutan," jelasnya.

Deputi Ahmad Zabadi sangat puas terkait rencana pembangunan pasar ini dan harapannya agar tahun ini sudah bisa dioperasikan dan bisa melayani masyarakat yang ada di sekitar desa tersebut. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Revitalisasi Pasar Beroanging #Kementrian Koperasi dan UKM #Pemprov Sulsel

Berita Populer