Redaksi
Redaksi

Minggu, 26 Mei 2024 20:06

Pegi Setiawan alias Perong alias Robi Irawan, tersangka utama dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky, akhirnya berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian.
Pegi Setiawan alias Perong alias Robi Irawan, tersangka utama dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky, akhirnya berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian.

Buron Selama Delapan Tahun, Pegi Setiawan Ditangkap dan Terancam Hukuman Mati

Pegi dikenai pasal berlapis oleh pihak kepolisian, termasuk Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP, serta Pasal 81 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

BUKAMATANEWS - Setelah buron selama delapan tahun, Pegi Setiawan alias Perong alias Robi Irawan, tersangka utama dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky, akhirnya berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian. Kini, Pegi terancam hukuman mati atas kejahatan yang dilakukannya.

Pegi dikenai pasal berlapis oleh pihak kepolisian, termasuk Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP, serta Pasal 81 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. "Ancaman pidana mati, seumur hidup, dan paling lama 20 tahun kurungan penjara," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Jules Abraham Abast, di Polda Jabar, Minggu (26/5).

Penerapan hukuman mati didasari oleh bukti kuat bahwa Pegi merupakan otak di balik pembunuhan ini. Dirkrimum Polda Jabar Kombes Pol Surawan menjelaskan bahwa insiden tersebut berawal dari inisiatif Pegi. Ketika mereka berkumpul sesama geng motor di Moonraker, terjadi konfrontasi dengan geng motor XTC yang melintas, memicu pengejaran yang berakhir tragis.

"PS adalah otak pelaku. Saat kumpul-kumpul, mereka melempari geng motor XTC yang lewat dengan batu. Pegi mengajak yang lain untuk mengejar korban dengan mengatakan 'saya ada masalah dengan itu, kejar'," ungkap Surawan.

Pegi dan seorang terpidana lainnya kemudian mengejar Vina dan Rizky, berhasil menghentikan kendaraan mereka, dan membawa mereka ke kebun kosong di mana kejadian tragis tersebut terjadi. "Di jembatan layang, mereka memukul korban hingga jatuh, lalu membawa korban satu motor dengan tersangka lain ke kebun kosong, diikuti oleh yang lain," jelasnya.

Vina dan Rizky langsung menjadi sasaran Pegi dan pelaku lainnya. Menurut keterangan, Vina yang masih di bawah umur, disetubuhi oleh Pegi dalam keadaan tidak sadar, diikuti oleh pelaku lainnya kecuali yang di bawah umur. "Yang melakukan persetubuhan pertama adalah PS, kemudian diikuti oleh tersangka lainnya kecuali yang di bawah umur tidak ikut melakukan persetubuhan," tambahnya.

Penangkapan Pegi menandai babak baru dalam penegakan hukum untuk kasus ini, memberikan harapan bagi keadilan bagi keluarga korban. Polisi terus mengusut tuntas kasus ini untuk memastikan semua pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal.

#Pegi Setiawan #vina cirebon

Berita Populer