Hikmah
Hikmah

Jumat, 23 Februari 2024 12:05

Peneliti Prediksi Korban Tewas di Gaza Capai 85 Ribu Jiwa

Peneliti Prediksi Korban Tewas di Gaza Capai 85 Ribu Jiwa

Peneliti dari Universitas John Hopkin, Amerika Serikat, memprediksi bahwa korban tewas akibat serangan Israel di Gaza bisa mencapai 85 ribu jiwa dalam waktu dekat.

BUKAMATA - Serangan udara dan darat Israel di Jalur Gaza masih belum menunjukkan tanda-tanda berhenti. Sejak 7 Oktober 2023, Israel telah menghancurkan ribuan bangunan, memutus aliran listrik dan air bersih, serta menewaskan lebih dari 17 ribu orang Palestina, termasuk 7 ribu anak-anak.

Situasi kemanusiaan di Gaza semakin memburuk. Menurut Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas, lebih dari 1.000 orang dinyatakan hilang dan diduga tertimbun reruntuhan. Selain itu, banyak rumah sakit yang tidak dapat beroperasi akibat serangan Israel, sehingga pasien yang membutuhkan perawatan mendesak tidak dapat ditolong.

Peneliti dari Universitas John Hopkin, Amerika Serikat, memprediksi bahwa korban tewas akibat serangan Israel di Gaza bisa mencapai 85 ribu jiwa dalam waktu dekat. Hal ini disebabkan oleh genosida yang dilakukan Israel terhadap penduduk Gaza, yang didukung oleh pemerintahan AS.

PBB telah mengingatkan Israel untuk menghentikan serangan di Gaza dan menghormati hak asasi manusia.

Namun, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak untuk mengakhiri operasi militer, bahkan mengancam akan melancarkan serangan darat ke wilayah Rafah, yang merupakan tempat persembunyian para pemimpin Hamas.

Rakyat Palestina di Gaza terus berjuang untuk bertahan hidup di tengah-tengah kekejaman Israel. Mereka membutuhkan bantuan kemanusiaan dari dunia internasional, serta dukungan politik untuk mengakhiri penjajahan Israel.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Gaza #Palestina