Dewi Yuliani : Rabu, 21 Februari 2024 17:29
Petugas haji membantu mendorong kursi roda jemaah haji lansia saat menunaikan Haji 2023.

JAKARTA, BUKAMATA - Kementerian Agama (Kemenag) tengah mematangkan program haji ramah lansia tahun ini. Kemenag meminta agar kualitas haji ramah lansia tahun ini dapat ditingkatkan, terutama pada aspek program dan mitigasi risikonya.

Berkaca pada penyelenggaraan haji 2023 lalu, program Haji Ramah Lansia pada aspek layanan sudah cukup baik. Meski demikian, aspek-aspek lain perlu diperkuat programnya.  

“Pogram Haji Ramah Lansia ini perlu dimatangkan. Mulai dari sebelum jemaah berangkat, saat mereka di Arab Saudi, serta saat kepulangan atau setelah berhaji,” kata Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) dalam keterangannya, Rabu, 21 Februari 2024.

Dikatakan Hilman, program ini menjadi perhatian pemerintah. Lantaran proyeksi jemaah haji di masa depan menunjukkan kelompok lansia akan terus bertambah.

"Program ini baru setahun diterapkan dan sekarang direspon dengan baik, ini menjadi catatan Menteri Agama untuk bisa terus dikembangkan. Menjadi tanggung jawab kita semua untuk memperbaiki seluruh proses bisnis Haji Ramah Lansia,” ujar Hilman, menjelaskan. 

Adapun langkah-langkah yang dilakukan Kemenag untuk mewujudkan Haji Ramah Lansia di 2024, yaitu: 

1) pelibatan ahli geriatri dalam menyusun pedoman; 

2) menyusun buku pedoman Manasik Haji Ramah Lansia; 

3) menyiapkan sarana transportasi (bus shawalat) ramah lansia

4) menyediakan ruang tunggu khusus dan menyusun skema penempatan jemaah lansia di hotel; 

5) mengurangi kegiatan seremonial di embarkasi; 

6) menggelar bimbingan teknis bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dengan penekanan pada semangat Haji Ramah Lansia; 

7) mengedukasi jemaah lansia agar tidak memaksakan diri dan memberikan pemahaman tentang berbagai alternatif kemudahan dalam ibadah haji; 

8) melibatkan jemaah haji lainnya untuk meningkatkan kepedulian terhadap jemaah lansia; dan 

9) menjalin sinergi lintas pihak dalam penyediaan kursi roda. 

(*)