BUKAMATA - Cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengungkap persiapan capresnya, Anies Baswedan dalam menghadapi debat pamungkas malam ini.
Cak Imin mengatakan dalam debat nanti, Anies akan membawa topik-topik yang telah dikerjakannya selama menjadi Menteri Pendidikan dan Gubernur DKI
"Ya tentu salah satunya keberhasilan selama menjadi Mendikbud, keberhasilan selama menjadi gubernur, menjadi contoh-contoh yang bisa dibawa ke program nasional," kata Cak Imin di DPP PKB, Jakarta Pusat, Minggu (4/2/2024).
Cak Imin menuturkan tidak ada masukan khusus antara dirinya dan Anies menjelang debat terakhir. Namun, Cak Imin menyerahkan sepenuhnya kepada Anies untuk memaparkan visi misi terkait tema debat malam ini.
"Ya secara umum saya tidak memberikan masukan khusus, tapi secara umum saya beberapa hal ikut mendiskusikan itu ya, tapi sepenuhnya di tangan Mas Anies nanti yang merepresentasikan," jelasnya.
"Tapi kira-kira visi misi yang ada yang sudah tersebar di mana-mana soal pendidikan dan berbagai agenda tema pada malam hari ini, itu yang ada di dalam visi misi kami," sambung dia.
Cak Imin mengatakan hasil debat akan berpengaruh terhadap elektabilitasnya. Dia pun berharap debat malam ini dapat berjalan lancar.
"Biasanya berpengaruh setiap debat, itu berpangruh siginifikan. Moga-moga hasilnya baik pada malam ini," ujarnya.
KPU akan menggelar debat kelima atau debat pamungkas yang diikuti capres. Tema debat kelima ialah Pendidikan, Kesehatan, Ketenagakerjaan, Kebudayaan, Teknologi Informasi, Kesejahteraan Sosial dan Inklusi.
Total durasi debat 120 menit dengan enam segmen. Debat disiarkan langsung pukul 19.00 WIB, melalui YouTube KPU RI dan stasiun TV.
BERITA TERKAIT
-
Prof. Didik J. Rachbini Kembali Terpilih sebagai Rektor Universitas Paramadina
-
Adik Prabowo: Makan Gratis Dikenalkan Sejak Anies Gubernur
-
Momen Haru Pelantikan: Prabowo Subianto Salami Anies Baswedan Usai Dilantik Sebagai Presiden RI
-
Tak Diusung Partai, Anies Masih Tunggu Kejutan di Hari Terakhir Pendaftaran
-
Pengamat Nilai PDIP Gagal Dukung Anies di Pilkada Jakarta karena Faktor Istana