Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia melaporkan bahwa realisasi investasi Indonesia selama 2023 mencapai Rp 1.418,9 triliun, melebihi target Presiden Jokow
BUKAMATA - Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, mengumumkan bahwa realisasi investasi Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2023 telah mencapai Rp 1.418,9 triliun, melampaui target yang ditetapkan oleh Presiden Jokowi sebesar Rp 1.400 triliun. Capaian ini mencerminkan pertumbuhan sebesar 17,5 persen secara year-on-year (yoy).
Bahlil menjelaskan bahwa dari total investasi tersebut, realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp 744 triliun (52,4 persen), sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 674,9 triliun (47,6 persen). Secara geografis, investasi di luar Jawa mencapai Rp 730,8 triliun (51,5 persen), sedangkan di Jawa mencapai Rp 688,1 triliun (48,5 persen).
Dalam konferensi pers kinerja investasi tahun 2023, Bahlil menyebut lima sektor terbesar yang mendapatkan investasi. Diantaranya yaitu industri logam dasar, barang logam, bukan mesin, dan peralatannya sebesar Rp 200,3 triliun; transportasi, gudang, dan telekomunikasi Rp 159,8 triliun; pertambangan Rp 156,5 triliun; perumahan, kawasan industri, dan perkantoran Rp 115,2 triliun; serta industri kimia dan farmasi Rp 105 triliun.
Berdasarkan wilayah, Jawa menjadi wilayah dengan realisasi investasi tertinggi sebesar Rp 688,1 triliun, diikuti oleh Sumatera Rp 241,9 triliun, Sulawesi Rp 160,3 triliun, Kalimantan Rp 159,9 triliun, dan Maluku serta Papua Rp 106,8 triliun. Adapun lima besar kontributor investasi PMA berasal dari Singapura, Tiongkok, Hongkong, Jepang, dan Malaysia.
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33