MAKASSAR, BUKAMATA - Warga Perumahan Bukamata Residence, Blok Pinang, Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Alwi Fadli (25 tahun), tewas setelah dianiaya oleh Orang Tak Dikenal (OTK), Senin, 8 Januari 2024. Alwi tewas dengan luka tikam di dada dan lengannya.
Tetangga korban, Sudarmawati, mengungkapkan, sekitar pukul 05.10 Wita, ia mendengar korban sedang berteriak meminta tolong. Ia kemudian keluar dari rumahnya dan melihat korban sudah dikejar oleh seorang pengendara motor, sehingga korban masuk ke dalam halaman rumahnya.
"Pelaku turun dari motornya mengejar korban sambil memegang badik. Saya berteriak minta tolong, dan pelaku langsung melarikan diri," kata Darma, dalam keterangannya kepada polisi.
Darma menceritakan, korban sempat meminta kopi dan membersihkan lukanya menggunakan air, lalu membasuh lukanya menggunakan kopi. Namun, korban tidak sempat menceritakan apa yang terjadi pada pada dirinya hingga ia dibawa ke Rumah Sakit Daya oleh Ikbal, yang merupakan suami Darma.
"Setelah dibawa ke rumah sakit oleh suami saya, tidak lama kemudian saya ditelpon dan diberitahukan kalau korban sudah meninggal dunia," tuturnya.
Ikbal menambahkan, korban sudah meninggal dunia saat masih di perjalanan. "Saat sampai di Rumah Sakit Daya, korban sudah dinyatakan meninggal dunia oleh dokter," pungkasnya.
Saksi lainnya, Siti Amira (23 tahun), yang merupakan teman dekat korban dan selama ini tinggal bersama korban, mengungkapkan, korban keluar rumah membawa handphone. Namun saat kembali dengan luka tikam, handphone-nya sudah hilang dan tidak aktif.
Kasus ini sementara ditangani Polsek Biringkanaya. Sejumlah saksi telah diperiksa. (*)
BERITA TERKAIT
-
CCTV di Lokasi Dugaan Penganiayaan oleh Ketua DPRD Bone Rusak, Polisi Lanjut Periksa Saksi
-
Dugaan Aniaya Staf, Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong Dipanggil BK
-
Ketua DPRD Bone Terlapor Kasus Penganiayaan, Beda Versi Keterangan Saksi dan Korban
-
Pemerintah Pastikan Proses Hukum Kasus Dugaan Kekerasan Perempuan di Cirebon Berjalan Profesional
-
Cinta Ditolak, Pelajar 17 Tahun Tega Habisi Nyawa Petugas Kebersihan di Luwu Timur