JAKARTA, BUKAMATA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami peran Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) periode 2017-2022, Wahyu Setiawan, terkait pemberian suap oleh mantan calon legislatif PDIP, Harun Masiku, yang kini menjadi buronan terkait pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI periode 2019-2024. Tim penyidik KPK memeriksa Wahyu pada Kamis (28/12) untuk menggali lebih dalam informasi terkait keberadaan Harun dan dugaan suap yang melibatkannya.
Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, mengungkapkan bahwa pemeriksaan terfokus pada pendalaman informasi tentang Harun Masiku dan konfirmasi kembali mengenai peristiwa pemberian suap kepada Wahyu. Wahyu, setelah menjalani pemeriksaan selama 6,5 jam, mengakui bahwa KPK mencari tahu informasi terkait Harun saat melakukan penggeledahan di rumahnya di Banjarnegara, Jawa Tengah, pada 12 Desember 2023.
"Saya ditanya tentang informasi terkait dengan Harun Masiku, dan saya memberikan informasi semuanya kepada penyidik. Kita berharap KPK berhasil menangkap Harun Masiku," kata Wahyu, yang juga menjelaskan bahwa ia tidak berada di rumah saat penggeledahan dilakukan.
Harun Masiku dijerat dengan tuduhan memberikan suap kepada Wahyu agar dapat ditetapkan sebagai pengganti Nazarudin Kiemas di DPR. Meskipun KPK belum berhasil memproses hukum Harun karena melarikan diri, Wahyu telah dinyatakan bebas bersyarat sejak 6 Oktober 2023 dan saat ini menjalani bimbingan di Balai Pemasyarakatan (Bapas) Semarang.
Wahyu sebelumnya dijatuhi hukuman penjara selama tujuh tahun atas kasus korupsi terkait pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI. Meski telah divonis, dia berharap agar KPK berhasil mengungkap keberadaan Harun Masiku dan mengambil langkah hukum yang sesuai.
BERITA TERKAIT
-
PDI Perjuangan Umumkan Struktur Pengurus 2025–2030, Megawati Rangkap Jabatan Sekjen
-
KPK Tegaskan Kasus Suap PAW Tetap Berlanjut Meski Hasto Diberi Amnesti, Harun Masiku Masih Diburu
-
Hari ini, Hasto Jalani Sidang Tuntutan Kasus Dugaan Suap Harun Masiku
-
Kongres Partai Akan Resmikan Kelanjutan Megawati Jadi Ketum PDIP
-
Hasto Seret Nama Jokowi Disidang Eksepsi Dakwaan Kasus Suap Harun Masiku