Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Selasa, 12 Desember 2023 16:01

Anggota Komisi V DPR RI, Hamka B Kady, didampingi Tim Teknis Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan - Jeneberang dan perwakilan Kementrian PUPR, melakukan peninjauan di Kanal Pannampu.
Anggota Komisi V DPR RI, Hamka B Kady, didampingi Tim Teknis Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan - Jeneberang dan perwakilan Kementrian PUPR, melakukan peninjauan di Kanal Pannampu.

Masjid Al Markaz Rawan Banjir, Hamka B Kady Minta Kementerian PUPR Perbaiki Kanal Pannampu

Februari kemarin kanal banjir meluap sampai area masjid. Penyebabnya karena luapan air yang tinggi. Ditambah dengan air pasang laut. Makanya kanalnya dulu yang harus direnovasi.

MAKASSAR, BUKAMATA - Anggota Komisi V DPR RI, Hamka B Kady, didampingi Tim Teknis Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan - Jeneberang dan perwakilan Kementrian PUPR, melakukan peninjauan di Kanal Pannampu, Senin, 11 Desember 2023. Iapun meminta agar Kementrian PUPR melakukan perbaikan pada kanal tersebut, mengingat pada Februari 2023 lalu, kanal banjir meluap sampai area masjid.

"Permohonannya akan saya bawa langsung ke Menteri PUPR agar bisa menjadi perhatian. Apalagi, zecara tidak langsung Pak JK (Jusuf Kalla) yang minta melalui pengurus masjid," kata Hamka B Kady, saat meninjau rencana perbaikan kanal Pannampu di Kawasan Masjid Al Markaz Al Islami, Kota Makassar.

Dari hasil tinjauannya, anggota komisi yang membidangi infrastruktur ini menyebut penataan kawasan Al Markaz dimulai dari perbaikan kanal. Baginya ini yang menjadi prioritas sebagai langkah konkrit untuk memastikan kelancaran aliran air sehingga kawasan masjid tidak dilanda banjir seperti yang pernah terjadi pada Bulan Februari 2023 lalu.

Hamka B Kady menyebut, infrastruktur kanal dan kawasan sekitar Masjid Al Markaz akan diperbaiki yang rusak guna mengurangi risiko banjir di wilayah tersebut.

"Februari kemarin kanal banjir meluap sampai area masjid. Penyebabnya karena luapan air yang tinggi. Ditambah dengan air pasang laut. Makanya kanalnya dulu yang harus direnovasi," jelas Politisi Golkar asal Sulsel itu.

Di sisi lain, Hamka B Kady berharap banyak kepada pemerintah daerah baik provinsi maupun kota, untuk memberi perhatian penuh terhadap pengendalian banjir. Dia meminta pintu-pintu air di kanal difungsikan secara optimal. Termasuk intens melakukan normalisasi dengan membersihkan sampah di aliran kanal.

"Pintu air dan pompa harus dipelihara agar berfungsi dengan baik, terlebih saat banjir," katanya.

Selain itu, nantinya juga akan dilakukan penataan kawasan untuk meningkatkan kenyamanan dan keindahan lingkungan masjid. Proyek penataan ini melibatkan penanaman pohon, dan pembenahan fasilitas umum. Diharapkan, langkah ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan memperkuat identitas visual kawasan tersebut.

"Termasuk nantinya akan dibuat jembatan penghubung taman dengan area masjid. Karena masjid ini dipotong kanal," terangnya.

Setelahnya, rumah susun untuk santri, guru mengaji, dan imam masjid juga akan dibangun di kawasan tersebut.

"Pengurus masjid minta ke Kementerian PUPR dibantu penataan kawasan Al Markaz. Sehingga masjid ini bisa menjadi pusat peradaban umat modern di Indonesia Timur, dan jadi kebanggaan Indonesia. Menjadi pusat wisata religi, dan ekonomi berbasis umat. Insya Allah jadi," pungkas Hamka B Kady. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#komisi V DPR RI #Hamka B Kady #Kanal Pannampu #Masjid Al Markaz Al Islami