BUKAMATANEWS - Hasil survei terbaru Capres 2024 yang dilakukan oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA dan Indonesian Political Opinion (IPO) mencatat perkembangan elektabilitas tiga pasangan calon presiden-wakil presiden yang akan bertarung di Pilpres 2024.
Menurut LSI Denny JA, pasangan Prabowo-Gibran tetap berada di puncak dengan elektabilitas sebesar 40,3 persen pada periode November 2023. Sementara pasangan Ganjar-Mahfud mengalami penurunan signifikan dari 36,9 persen menjadi 28,6 persen. Pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) mencatat peningkatan elektabilitas dari 15 persen menjadi 20,3 persen.
Adjie Al Faraby, peneliti LSI Denny JA, menjelaskan bahwa tren elektabilitas Prabowo-Gibran semakin meningkat, menjauh dari pasangan Ganjar-Mahfud sepanjang September hingga November 2023. Dengan selisih elektabilitas di bawah 10 persen, jika pilpres dua putaran, Prabowo-Gibran berpotensi lolos ke putaran kedua.
Survei ini melibatkan 1.200 responden dengan metode multistage random sampling dan margin of error sekitar 2,9 persen.
Di sisi lain, survei yang dilakukan IPO pada 10-17 November 2023 juga menunjukkan dominasi pasangan Prabowo-Gibran dengan elektabilitas 36,2 persen. Elektabilitas personal Prabowo mencapai 37,5 persen, sedangkan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo masing-masing mencatat 32,7 persen dan 28,3 persen.
Ketua IPO, yang turut menggelar survei terbaru Capres 2024, menegaskan bahwa pasangan Prabowo-Gibran mendominasi, sementara elektabilitas personal Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud juga terpantau.
Survei ini melibatkan 1.400 responden dengan metode multistage random sampling dan margin of error sekitar 2,50 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Dengan dinamika ini, Pilpres 2024 diprediksi semakin menarik dengan persaingan ketat di antara tiga pasangan calon.
TAG
BERITA TERKAIT
-
298 Legislator Terpilih PKB di Sulawesi dan Papua Ikuti Sekolah Pemimpin
-
45 Caleg Terpilih DPRD Bone Resmi Dilantik
-
Konsolidasi Organisasi Pasca Pemilu 2024, Partai Gelora Gelar Workshop Kaderisasi
-
Diduga Perintahkan PPK Gelembungkan Suara Caleg, Ketua KPU Bone: Silakan ke Bawaslu
-
KPU Makassar Hanya Targetkan 65 Persen Partisipasi Pemilih di Pilwalkot