MAROS, BUKAMATA - Bupati Maros, AS Chaidir Syam, dan Ketua DPRD Maros, HA Patarai Amir, menyatukan kekuatan dalam aksi penanaman pohon pinang di Kantor Camat Mallawa pada Sabtu (18/11/2023). Dalam kolaborasi dengan Forum Keluarga Mallawa, mereka mempersiapkan 100.000 bibit pohon pinang untuk periode 1.000 hari pertama.
Chaidir Syam, dalam sambutannya, menekankan komitmen Pemerintah Kabupaten Maros terhadap isu lingkungan dan hutan. Dengan 40 persen wilayahnya terdiri dari kawasan hutan, Maros telah menandatangani Masterplan Integrated Area Development (IAD) Perhutanan Sosial, bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga sekitar hutan tanpa merusak lingkungan.
Dalam upaya ini, Chaidir Syam mengajak tokoh masyarakat dan organisasi di Forum Keluarga Mallawa untuk mendukung UMKM, seperti produksi jahe dan kopi Mallawa. Camat Mallawa, A. Kemal Wahyudi, mengungkapkan antusiasme warga dalam penanaman ribuan bibit pohon pinang di sepanjang Jalan Poros Mallawa dan titik-titik strategis lainnya.
"Mallawa ingin menjadi Kota Pinang, dan kami berusaha menjadikannya kenyataan dengan penanaman pohon ini," ujar Kemal. Ketua DPRD Maros, Patarai Amir, menambahkan bahwa penanaman ribuan bibit pohon pinang adalah bentuk pengabdian kepada bumi, sekaligus langkah untuk melestarikan kawasan hutan. "Menanam pohon sebanyak-banyaknya adalah menjaga bumi untuk masa depan anak kita," katanya. Kolaborasi ini tidak hanya merangkul keberlanjutan lingkungan, tetapi juga mengukuhkan Mallawa sebagai Kota Pinang yang ramah lingkungan.
BERITA TERKAIT
-
Tinjau Progres Jembatan Pakere, Chaidir Syam Harap Jadi Pengungkit Mobilitas dan Ekonomi Warga Maros
-
Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi Digelar di Makassar, Ini Daftar Pemenangnya
-
Motor Semi Trail Disiapkan untuk Tembus Medan Pegunungan, Guru di Sekolah Terpencil Maros Tak Lagi Andalkan Motor Biasa
-
Sinergi Forkopimda dan Dunia Usaha Diperkuat, Bupati Maros Apresiasi Kejari dan Polres
-
Gerakan Literasi Maros Dapat Apresiasi Nasional, GPMB: Layak Jadi Contoh Indonesia