MAKASSAR, BUKAMATA - Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, mengaku telah menerima banyak keluhan soal pemadaman listrik yang sering terjadi. Utamanya para pengusaha.
Dia bilang, banyak penguasaha seperti percetakan yang mengeluhkan ini kepadanya. Pemadaman ini, kata dia, menimbulkan kerugian materil.
"Kami merasa kasihan. Saya banyak ditelpon orang yang menangis, ada pengusaha printer, rusak semua alatnya, dia menangis bagaimana saya mau makan Pak Wali. Bayangkan, dia sampaikan banyak orderan balihonya, ada juga keluhan dari pengusaha laundry," katanya saat berkunjung ke Control Center PLN Sistem Makassar, Senin, 13 November 2023.
Karena itu, PLN harus membuat kebijakan. Hal ini pun, lanjut dia, perlu dikoordinasikan demi pelayanan terbaik ke masyarakat. "Saya harap PLN bisa mengatasi ini, saya mohon maaf saya bicara apa adanya, saya harap ini segera selesai dan mencari solusi untuk sumber listrik," tambahnya lagi.
Di tempat yang sama, PT PLN (Persero) mengaku telah melakukan berbagai cara untuk mengatasi masalah yang diakibatkan kemarau panjang ini. Salah satunya modifikasi cuaca.
"Berbagai upaya terus dilakukan mulai dari Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) khususnya di daerah aliran sungai di lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Air," kata General Manager PLN Unit Induk Distribusi (Sulselrabar), Moch Andy Adchaminoerdin
Andy mencatat, Daya Mampu Pasok (DMP) kondisi normal sistem kelistrikan Sulbagsel mencapai 2.300 megawatt (MW) dengan kontribusi PLTA sebesar 850 MW dan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) sebesar 140 MW atau secara total sangat besar sekitar 990 MW (42 persen).
"Beban Puncak malam hari berada di kisaran 1.800 MW, atau tersedia Reserve Margin 21,7 persen dan ini sebenarnya cukup ideal sebelum terganggu akibat fenomena El Nino. Musim kering yang berkepanjangan tersebut telah berdampak terhadap berkurangnya debit air sehingga menyebabkan kemampuan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) turun sekitar 75 persen dari 850 Megawatt (MW) menjadi 200 MW," jelas Andy.
Pihaknya akan terus melakukan berbagai cara untuk mengatasi ini. Besar harapan, kata dia, sistem kelistrikan di Sulbangsel bisa berjalan baik.
"Selain itu, relokasi pembangkit dari beberapa wilayah tersebar di Indonesia juga terus dilakukan. Pembangkit tersebut akan memasok tambahan daya sekitar 80 Megawatt (MW) dan diharapkan dapat segera membantu sistem kelistrikan di Sulbagsel," harapnya. (*)
BERITA TERKAIT
-
OPD Teken Perjanjian Kinerja 2026, Munafri Tekankan Perencanaan Presisi dan Kolaborasi
-
Sarat Prestasi, Danny Pomanto Berbagi Pengalaman Kepemimpinan di Hadapan Forkopimda Bekasi
-
Wali Kota Munafri & Ketua TP PKK, Dampingi Wamendukbangga Tinjau Kampung KB dan Program Gizi di Makassar
-
Percepatan RPJMD Makassar 2025–2029, Pemkot Makassar Mulai Panaskan Mesin Pembangunan 2027
-
Puluhan Tahun Berdiri Diatas Trotoar, Pemkot Makassar Tertibkan 19 Lapak PKL di Jalan Sultan Alauddin