Hikmah : Selasa, 07 November 2023 16:07

BUKAMATA - Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, menolak untuk memberikan penjelasan terkait statusnya di Partai Politik.

Pertanyaan seputar status Gibran di partai politik muncul setelah ia mendaftar sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto, yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, pada Minggu 5 November 2023 mengumumkan bahwa Gibran telah mengembalikan kartu tanda anggota (KTA) PDIP dan secara resmi pamit dari partai tersebut.

Hasto juga menyebut ada informasi bahwa Gibran telah beralih menjadi kader Partai Golkar.

Namun, Gibran membantah pernyataan tersebut. Saat dikonfirmasi  oleh wartawan di Solo, Jawa Tengah, Gibran mengaku tidak ada pembicaraan seperti itu dengan PDIP.

"Enggak itu, enggak ada pembicaraan seperti itu." katanya, Selasa 7 November 2023

Ia juga menegaskan bahwa belum ada komunikasi antara dirinya dan Golkar terkait status keanggotaannya.

Selain itu, Gibran juga menanggapi pernyataan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta, F.X. Hadi Rudyatmo, yang tidak berharap agar Gibran mengembalikan KTA PDIP. Meski begitu, ia menyatakan menghormati pandangan setiap orang.

Karir Gibran di PDIP dimulai pada tahun 2019 ketika ia bergabung sebagai kader partai tersebut sebelum maju sebagai Wali Kota Surakarta. Meski telah terdaftar sebagai kader di ranting Manahan, bagian dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) Banjarsari, Surakarta, Gibran memilih untuk tidak hadir dalam acara perayaan HUT Partai Golkar di Jakarta pada Senin (6/11) dengan alasan ada kegiatan di tim kampanye nasional Prabowo - Gibran.

Sementara itu, pernyataan Gibran terkait statusnya di PDI Perjuangan masih belum memberikan gambaran jelas. Saat ditanya, ia merujuk pada pernyataan sebelumnya dari tokoh-tokoh partai terkait statusnya.

Walaupun belum ada klarifikasi resmi mengenai statusnya di partai politik, publik tetap menantikan penjelasan lebih lanjut dari Gibran Rakabuming Raka terkait masa depannya di kancah politik Indonesia.