Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Analisis terbaru menunjukkan bahwa sekitar sepertiga hari pada tahun 2023, suhu rata-rata global telah mencapai setidaknya 1,5°C di atas tingkat pra-industri, menimbulkan kekhawatiran besar di kalangan ilmuwan.
BUKAMATA - Tingkat pemanasan global sedang mengkhawatirkan, dengan sekitar sepertiga hari pada tahun 2023 mencapai suhu rata-rata setidaknya 1,5°C lebih tinggi dari era pra-industri. Hal tersebut diungkapkan oleh seorang analisis dari BBC.
Pencapaian ini sangat berdampak dalam memahami perubahan iklim dan upaya untuk mengurangi dampaknya.
Para ilmuwan telah lama menekankan pentingnya tetap berada di bawah batasan pemanasan 1,5°C di atas tingkat pra-industri.
Hal ini untuk menghindari dampak perubahan iklim yang paling merusak, seperti kenaikan permukaan air laut yang cepat dan cuaca ekstrem yang lebih sering terjadi.
Namun, tahun 2023 tampaknya akan menjadi tahun terpanas yang pernah tercatat, dan tahun 2024 diperkirakan akan menjadi lebih panas lagi.
Hal ini terjadi setelah rekor suhu tertinggi tercatat pada bulan September dan serangkaian peristiwa cuaca ekstrem yang melanda berbagai wilayah di seluruh dunia.
Dr. Melissa Lazenby, dari University of Sussex, menggambarkan temuan ini sebagai tanda bahwa bumi telah mencapai tingkat yang belum pernah kita capai sebelumnya.
Kondisi ini memicu keprihatinan para ilmuwan dan pemerhati lingkungan atas keseriusan dampak perubahan iklim.
Perjanjian iklim Paris pada tahun 2015 mengamanatkan pemimpin dunia untuk menjaga kenaikan suhu global jangka panjang di bawah 2°C, dengan upaya maksimal untuk menjaga agar kenaikan suhu tetap di bawah 1,5°C.
Batasan tersebut merujuk pada perbedaan antara suhu rata-rata global saat ini dengan suhu pada periode pra-industri.
Para ilmuwan dan pemimpin dunia terus berupaya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan mencari solusi untuk menjaga pemanasan global tetap di bawah ambang batas yang lebih aman.
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33