Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Ketua KPU RI, Hasyim Asy'ari, mengungkapkan bahwa beberapa negara di jazirah Arab direncanakan akan melaksanakan pemungutan suara pada Jumat, 9 Februari 2024, selepas ashar.
BUKAMATA - KPU RI telah mengungkap rencana pemungutan suara "early voting" Pemilu 2024 di luar negeri. Hal ini akan memungkinkan pemilihan suara di luar negeri dilakukan lebih awal dibandingkan di dalam negeri.
Meskipun pemilu di dalam negeri akan diselenggarakan pada Rabu, 14 Februari 2024, pemungutan suara di beberapa kawasan di luar negeri direncanakan akan dilakukan beberapa hari sebelumnya.
Ketua KPU RI, Hasyim Asy'ari, mengungkapkan bahwa beberapa negara di jazirah Arab direncanakan akan melaksanakan pemungutan suara pada Jumat, 9 Februari 2024, selepas ashar.
Sementara itu, kawasan lainnya kemungkinan akan menyelenggarakan pencoblosan pada Sabtu-Minggu, 10-11 Februari 2024. Dengan demikian, surat suara lewat pos harus sudah dikirimkan sekitar tanggal 8, 9, 10 Januari 2024.
Meskipun tanggal pemungutan suara berbeda, Hasyim menjelaskan bahwa penghitungan suara di luar negeri akan tetap dilakukan bersamaan dengan di dalam negeri. T
erdapat 3 metode pemungutan suara yang akan digunakan untuk mengakomodir total 1.750.474 pemilih tetap di luar negeri, yang tersebar di 95 negara dan 128 perwakilan.
Mereka dapat menggunakan hak suaranya melalui metode kotak suara keliling (KSK), pos, dan pencoblosan di tempat pemungutan suara luar negeri (TPSLN).
Dengan langkah ini, KPU berupaya memastikan bahwa seluruh warga Indonesia di luar negeri dapat berpartisipasi dalam Pemilu 2024 dengan lebih mudah dan efisien
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33