Tuntut Pemekaran, Begini Kemampuan Fiskal Empat Daerah di Luwu Raya
01 Februari 2026 10:33
Elsa Tomasto-Cagigao, seorang bio-antropolog Peru yang dihormati, mengungkapkan ketidaksetujuannya terhadap klaim ini dan mengatakan bahwa temuan serupa sebelumnya telah terbukti sebagai pemalsuan.
BUKAMATA - Beberapa hari terakhir ini, sebuah penemuan tubuh misterius yang memiliki kepala panjang dan tiga jari di setiap tangan telah menjadi pusat perhatian.
Tubuh-tubuh ini, yang disebut ditemukan di Peru sekitar tahun 2017, baru-baru ini dipresentasikan kepada Kongres Meksiko oleh jurnalis dan penggemar UFO, Jaime Maussan.
Maussan mengklaim bahwa tubuh-tubuh ini adalah penemuan terpenting dalam sejarah manusia dan bukanlah makhluk yang dikenal di Bumi.
Namun, banyak ilmuwan meragukan klaim tersebut, dan sebagian besar menganggapnya sebagai trik yang telah lama terbongkar.
Elsa Tomasto-Cagigao, seorang bio-antropolog Peru yang dihormati, mengungkapkan ketidaksetujuannya terhadap klaim ini dan mengatakan bahwa temuan serupa sebelumnya telah terbukti sebagai pemalsuan.
David Spergel, seorang ilmuwan terkemuka, menyatakan bahwa sampel seperti ini seharusnya diuji oleh komunitas ilmiah dunia.
Maussan telah membagikan hasil pengujian DNA dan penanggalan karbon yang dia klaim membuktikan klaimnya.
Namun, seorang ilmuwan Meksiko yang meninjau hasil tersebut menyimpulkan bahwa hasil pengujian tersebut menunjukkan kehidupan normal di Bumi.
"Secara keseluruhan, hasil-hasil tersebut , tidak menunjukkan apa pun yang misterius yang bisa mengindikasikan senyawa kehidupan yang tidak ada di Bumi," kata Fierro.
Secara keseluruhan, banyak ilmuwan percaya bahwa klaim ini lebih merupakan sensasi daripada penemuan ilmiah yang substansial.
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
31 Januari 2026 21:37
01 Februari 2026 10:24
01 Februari 2026 10:33