MAROS, BUKAMATA - Tahun ini Kabupaten Maros membidik penghargaan tertinggi yakni, Swasti Saba Wistara.
Menurut Hadrian, capaiannya harus 90 persen dari tiap tatanannya.
“Tadi kami dari SD Angkasa dan itu sudah baik, tidak ada catatan yang signifikan. Kemudian di MPP juga sudah luar biasa, bisa menjadi tempat percontohan penerapan KTR. Sama sekali saya tidak menemukan smoking area,” tutupnya.
Bupati Maros, Chaidir Syam menyebut ada 10 lokasi yang akan dikunjungi tim verifikasi hari ini.
Mulai dari Sekretariat Tim Pembina (Kantor Bupati), Sekolah Sehat SD Angkasa 3 Mandai. Mall Pelayanan Publik, Masjid Al Markas. Sekretariat Forum Kabupaten Sehat, Sekretariat Forum Kecamatan Turikale, Sekretariat Pokja Kelurahan Pettuadae, Perpustakaan Ibu dan Anak, Komunitas Anak Sungai Rammang-rammang, dan Pariwisata Sehat Dolly (Desa Tukamasea)
Kemudian besok Pasar Tramo, Terminal Tipe C, TPST Turikale, Lokus Uji Emisi Kendaraan Bermotor (Lapangan Pallantikang), Posyandu Prima Desa Mattirotasi Maros Baru, Puskesmas Turikale, dan UMKM Poklasar Cahaya Bandeng Desa Kurusumange Tanralili.
Chaidir optimistis Maros bisa meraih predikat tertinggi kota sehat yakni Swasti Saba Wistara.
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Idul Adha 1447 H, Bupati Chaidir Syam Ajak Warga Maros Rekatkan Silaturahmi dan Gotong Royong
-
1.856 ASN Maros Mulai WFH, Pemkab Target Hemat Rp200 Juta per Bulan
-
Bupati Chaidir Syam Bangga Maros Jadi Tuan Rumah MTQ Sulsel: Ini Kehormatan dan Tanggung Jawab Besar
-
Jadi Tuan Rumah MTQ Sulsel, Maros Siapkan 184 Pemondokan untuk 1.392 Kafilah
-
Perkuat Sinergi Pajak, Bupati Chaidir Syam Terima Kunjungan Kepala KPP Pratama Maros