MAKASSAR, BUKAMATA - Jaksa Agung RI ST Burhanuddin memberikan apresiasi kepada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan atas kinerja yang luar biasa dalam menangani kasus-kasus penting. Hal ini disampaikan dalam kunjungannya ke Kejati pada tanggal 24 Agustus 2023.
Dalam pertemuan yang dihadiri oleh berbagai pihak termasuk Ketua Umum Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, Kajati SulSel Leonard Eben Ezer Simanjuntak melaporkan beberapa keberhasilan yang telah dicapai bersama jajarannya.
Salah satu pencapaian signifikan adalah berhasilnya upaya dalam mendapatkan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp. 10.959.732.985, yang diperoleh dari kasus tindak pidana korupsi dan pencucian uang, serta denda tilang, sewa rumah dinas, dan lain-lain.
Keberhasilan lainnya adalah pengusutan dan penanganan mafia tanah serta mafia pupuk yang telah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Keberhasilan lainnya termasuk pengamanan terhadap Daftar Pencarian Orang (DPO) dan berbagai kegiatan penerangan hukum kepada masyarakat.
Jaksa Agung Burhanuddin khususnya memuji penanganan kasus-kasus korupsi seperti tambang pasir laut di Kabupaten Takalar dan penyalahgunaan keuangan PDAM Kota Makassar.
Dia juga menekankan pentingnya kontribusi dari bidang Perdata dan Tata Usaha Negara serta Bidang Intelijen dalam menjaga aset dan keuangan negara.
Jaksa Agung menyoroti peningkatan kepercayaan publik terhadap Kejaksaan. Menurutnya, capaian ini bukti nyata bahwa usaha keras berbuah hasil.
Dia mengingatkan agar prestasi ini tidak membuat mereka lengah, tetapi sebaliknya, meningkatkan kualitas dan tekad untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan negara.
“Untuk itu marilah terus kita barengi dengan meningkatkan kualitas diri dalam memberikan yang terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Jaksa Agung.
Jaksa Agung juga menyatakan bahwa semakin tinggi prestasi, semakin banyak cobaan yang akan datang.
Dia menyinggung pemberitaan negatif yang berusaha merusak citra Kejaksaan, tetapi mengajak semua anggota Korps Adhyaksa untuk tetap menjaga integritas, menghindari praktik transaksional, dan berfokus pada penegakan hukum yang jujur dan efisien.
Dalam penutupnya, Jaksa Agung mengajak untuk terus tumbuh dalam integritas dan terus mengembangkan kepercayaan publik dengan kinerja yang positif serta menjaga standar etika dan profesionalisme dalam setiap tahap penegakan hukum.
BERITA TERKAIT
-
Pemprov Sulsel Libatkan Jaksa Pengacara Negara Hadapi Masalah Sengketa Lahan
-
Barang Bukti Hilang, Jaluh Ramjani Januar Ajukan PK ke MA
-
Kasus Dugaan Korupsi Bibit Nanas, Eks Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin Dicekal ke Luar Negeri
-
Sosok Pengusaha Perempuan, Laporkan Eks Senator Bahar Ngitung Hingga Sandang Status Tersangka
-
Teken MoU dengan Kejaksaan, Bupati Luwu Timur Dukung Penerapan Pidana Kerja Sosial Bagi Pelaku Tipiring