BUKAMATA - Amerika Serikat (AS) mulai pelatihan pengoperasian pesawat tempur F-16 buatan AS untuk tentara Ukraina resmi dimulai dan diperkirakan akan memakan waktu lebih dari setengah tahun.
Hal itu diungkap oleh Menteri Pertahanan Ukraina, Oleksiy Reznikov dalam sebuah wawancara televisi Kanal 24 dengan pembawa acara Andriana Kuche pada Sabtu (19/8).
Dikatakan Reznikov, kurun waktu enam bulan adalah minimum pelatihan untuk pilot, tetapi untuk melatih insinyur dan mekanik, diperkirakan dapat memakan waktu yang lebih lama.
“Oleh karena itu, untuk membangun ekspektasi yang masuk akal, tetapkan minimal enam bulan dalam pikiran Anda, tetapi jangan kecewa jika lebih lama,” ungkap Reznikov, seperti dimuat Al Arabiya.
Lebih lanjut, Reznikov mengaku tidak akan memberikan rincian di mana dan kapan pelatihan itu berlangsung.
Tetapi, kata Reznikov, pelatihan bahasa teknis akan ikut ditambahkan dalam agenda latihan F-16. Sebab banyak tentara Ukraina yang tidak memiliki kapasitas bahasa Inggris dasar.
Latihan itu dimulai setelah seorang pejabat AS mengatakan, F-16 dari Denmark dan Belanda akan dipindahkan ke Ukraina setelah pilotnya selesai dilatih.
BERITA TERKAIT
-
Dari 3 Benua: 34 Tim Nasional Siap Berlaga di Piala Dunia 2026
-
Kirim 200 Surat Tarif Impor ke Mitra Dagang, Trump Tutup Ruang Negosiasi Ulang
-
Wamenlu Anis Matta Jamu Wamenlu Rusia Bahas Isu Palestina dan Dunia Islam
-
Negosiasi Tarif, Indonesia Tekankan 5 Hal Ini ke Amerika Serikat
-
QRIS & GPN Disoroti dalam Negosiasi Dagang dengan Pemerintah AS