LUWU UTARA, BUKAMATA - Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, kembali menjadi inspektur upacara saat penurunan bendera merah putih memperingati HUT ke-78 Republik Indonesia, di Lapangan Taman Siswa Masamba.
Menariknya, bupati perempuan pertama di Sulsel ini tampil mengenakan baju adat Toraja.
Unsur Forkopimda, Sekda Luwu Utara, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, dan undangan lainnya juga turut hadir mengenakan pakaian adat daerah.
"Pakaian adat menjadi salah satu simbol keberagaman di Indonesia. Terlebih di Luwu Utara juga memiliki beragam suku, cerminan Indonesia mini, tapi tetap satu jua," tutur Indah.
Pada kesempatan tersebut, bupati yang karib disapa IDP ini mengapresiasi anggota Paskibraka yang telah menunaikan tugas dengan baik dan selamat.
"Pada saat saya beri materi, saya katakan bahwa dari sejarah Luwu Utara memperingati HUT RI, belum ada kita dengar insiden ada anak-anak kita yang gagal dalam melaksanakan tugas," kata IDP.
"Dan tradisi itu terus berlanjut sampai sekarang. Dan itu membuktikan bahwa hasil tidak akan mengkhianati usaha yang kita lakukan. Untuk itu atas nama pimpinan, terima kasih dan apresiasi kepada anak-anakku semua, salam hormat untuk orang tua dan keluarga," pesan isteri dari Anggota DPR RI, Muhammad Fauzi ini.
Untuk diketahui, pembawa baki saat pengibaran bendera adalah Rodiah Nurhafiza, siswi SMA Negeri 2 Luwu Utara. Sementara untuk penurunan bendera adalah Suci Farisa, siswi SMA Negeri 8 Luwu Utara. (*)
BERITA TERKAIT
-
Disaksikan Gubernur Andi Sudirman, Pemprov Sulsel dan Kodam XIV/Hasanuddin Teken Kerja Sama Penanganan Banjir Lutra
-
Gas LPG 3 kg Langka dan Mahal, DP2KUKM Luwu Utara Gelar Sidak Intensif di Sejumlah Kecamatan
-
Dari Ekonomi Hijau hingga Digitalisasi, Ini Roadmap Luwu Utara ke Depan
-
15 Kali Raih WTP, Luwu Utara Perkuat Reputasi sebagai Daerah Berprestasi di Sulsel
-
BNPB Turun Langsung ke Lokasi Banjir Luwu Utara, Bupati Harap Percepat Penanganan dan Solusi Jangka Panjang