Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
tahun ini pasukan Paskibraka kita sudah lengkap, dengan formasi 8 + 17 dan 45 orang. Selain itu, ada juga satu orang yang kita utus ke tingkat Provinsi," ujarnya usai prosesi pengukuhan.
BUKAMATA - Bupati Maros, Chaidir Syam, telah mengukuhkan 70 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) sebelum mereka melaksanakan tugas mereka di lapangan Pallantikang, Pemerintah Kabupaten Maros.
Upacara pengukuhan ini berlangsung di Gedung Serbaguna, Kecamatan Turikale, Maros, pada Rabu (16/8/2023).
Setelah pengukuhan tersebut, anggota Paskibraka Maros melaksanakan tugas mereka dengan baik saat mengibarkan Sang Merah Putih.
"Alhamdulillah, tahun ini pasukan Paskibraka kita sudah lengkap, dengan formasi 8 + 17 dan 45 orang. Selain itu, ada juga satu orang yang kita utus ke tingkat Provinsi," ujarnya usai prosesi pengukuhan.
Dalam kesempatan tersebut, Chaidir mengucapkan terima kasih kepada para pembina, pelatih, TNI, Polri, dan PPI yang telah terlibat dalam pelatihan dan karantina anggota Paskibraka.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat selama proses latihan. Kami berharap dengan pelatihan yang telah dilakukan, hasil yang baik akan terlihat pada upacara nanti," kata Bupati.
Tidak hanya memberikan uang saku, para anggota Paskibraka yang akan bertugas juga telah didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
"Insyaallah, kami akan memberikan apresiasi kepada para anggota Paskibraka dalam bentuk uang saku dan hal-hal lainnya, termasuk juga BPJS Ketenagakerjaan. Kami berdoa semoga tidak ada masalah yang terjadi pada pasukan Paskibraka kita," harapnya.
Sementara itu, Pelatih Paskibraka dari Polres Maros, Aipda Mulyadi Wahid, menjelaskan bahwa proses latihan para anggota berlangsung selama 21 hari.
"Namun efektifnya hanya 17 hari, dimana minggu pertama kami gunakan untuk pengenalan, dan dua minggu terakhir adalah masa karantina," ungkapnya.
Mulyadi juga menjelaskan beberapa kendala yang dihadapinya selama proses latihan, salah satunya adalah variasi kondisi fisik anggota Paskibraka yang berbeda-beda.
"Kondisi fisik anggota Paskibraka tidak selalu sama, bahkan ada beberapa yang tidak makan nasi. Namun, setelah masuk masa karantina, mereka sudah bisa beradaptasi," jelasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa terdapat 7 pelatih dari TNI-Polri, Dispapora, dan PPI yang berpartisipasi dalam persiapan upacara pengibaran bendera kali ini.
Mulyadi menjelaskan bahwa untuk tahun ini, Paskibraka akan menerapkan formasi yang sama persis dengan formasi yang digunakan di Istana Negara.
"Selama 17 tahun melatih, tahun ini adalah pertama kalinya kami menggunakan formasi yang sama persis dengan yang digunakan di Istana Negara. Jumlah anggota Paskibraka tahun ini adalah 70 orang," pungkasnya.
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33