Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Minggu, 09 Juli 2023 18:29

Ilustrasi
Ilustrasi

Gunakan Foto Profil Palsu, Mahasiswa Ini Tipu Ratusan Wanita untuk Lakukan Video Call Seks

Banyaknya jumlah wanita yang menjadi korban video call seks tidak terlepas dari penggunaan foto profil palsu dan keahlian RK membujuk korban untuk menuruti permintaannya melakukan video call seks.

NUNUKAN, BUKAMATA - Mahasiswa Semester IV di Nunukan, Kalimantan Utara, RK (21 tahun), menipu ratusan wanita untuk melakukan video call seks. Korbannya dari berbagai latar belakang. Mulai dari ibu rumah tangga, janda, pegawai, juga dari kalangan mahasiswa.

Untuk menggaet korban, RK menggunakan foto profil palsu di akun sosial media Instagramnya. Selanjutnya, tersangka RK mengirimkan pesan atau direct message kepada pengguna Instagram secara acak untuk kemudian mengarahkan mereka melanjutkan percakapan melalui pesan WhatsApp.

Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Nunukan memburu RK setelah mendapat laporan dari korban. RK

tidak bisa berkutik saat beberapa personel polisi dari Unit Tipidter Satreskrim Polres Nunukan menemukan barang bukti berupa satu buah handphone yang sengaja dipendam di dalam tanah oleh tersangka.

Dari barang bukti tersebut, polisi akhirnya menemukan ratusan bukti berupa file video rekaman layar saat tersangka RK melakukan video call seks dengan ratusan wanita yang berbeda-beda.

Kanit Tipidter Satreskrim Polres Nunukan, Ipda Andre Azmi Azhari, mengatakan, RK berhasil ditangkap di Pulau Sebatik. Penangkapan tersebut merupakan hasil tracking dari akun media sosial milik tersangka.

"Pelaku ini menggunakan akun Instagram dan fotonya bukan foto asli pelaku. Pelaku dalam menjaring korban memilih secara acak dari following-nya. Setelah korban di-DM oleh pelaku, mereka diarahkan ke WhatsApp," ungkap Andre, Minggu, 9 Juli 2023.

Berdasarkan pengakuan tersangka RK, wanita yang menjadi korban berasal dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, pegawai, ibu rumah tangga, hingga janda. Banyaknya jumlah wanita yang menjadi korban video call seks tidak terlepas dari penggunaan foto profil palsu dan keahlian RK membujuk korban untuk menuruti permintaannya melakukan video call seks.

"Dari WhatsApp tersebut terjadi percakapan yang terus berlanjut. Rayuan maut dari pelaku membuat korban akhirnya mau melakukan video call seks," ungkap Andre. (*)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#kasus penipuan #Video call seks #Polres Nunukan