Redaksi : Selasa, 04 Juli 2023 12:29
Wali Kota Makassar, Danny Pomanto menggelar konferensi pers untuk menjelaskan alasannya meninggalkan partai Nasdem

MAKASSAR,BUKAMATA - Moh Ramdhan Pomanto telah mengumumkan keputusannya untuk mundur dari keanggotaan Partai Nasdem dengan tujuan menjaga hubungan baik dengan anggota partai lain, terutama Wawali Fatmawati Rusdi.

Danny Pomanto, nama akrab Ramdhan Pomanto, menegaskan bahwa meskipun dia mundur dari Partai Nasdem, hubungan dan silaturahmi antara mereka tetap terjaga dengan baik.

Terutama, Danny Pomanto menekankan pentingnya menjaga hubungan dengan Fatmawati Rusdi, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Makassar.

Danny Pomanto menyatakan bahwa kerja pemerintahan berjalan kompak hingga saat ini dan yang paling penting, tidak mengganggu ritme pemerintahan.

"Dalam komunikasi dan kerjasama saya dengan Ibu Fatma tetap baik," ujar Danny Pomanto pada hari Senin, (3/07/2023).

Terlihat adanya harmonisasi dalam pemerintahan. Lebih dari itu, pada pagi hari, kami meresmikan Kontainer Terpadu sebagai upaya revitalisasi Pusat Pemulihan untuk 40 layanan publik.

Langkah ini membuktikan bahwa tidak ada ketidakharmonisan, sebaliknya semakin memperkuat Makassar untuk menjadi yang lebih baik.

Danny menegaskan bahwa mundurnya dirinya secara pribadi tidak mengubah apapun dalam kinerjanya.

"Tidak ada yang berubah, ini hanya karena sikap saya yang perlu saya sampaikan. Saya tidak ingin ambigu, jadi harus jelas," tegasnya.

Sikapnya ini juga menunjukkan rasa hormat dan sopan santun yang tinggi terhadap Partai Nasdem dan para kader.

Danny memiliki dua alasan penting mengenai keputusannya untuk mundur. Pertama, alasan keluarga, karena anak sulungnya, Aura, saat ini sedang dalam masa menjelang melahirkan sehingga tidak dapat fokus menjadi bacaleg.

Selain itu, sang istri, Indira Yusuf Ismail, sedang sakit. Oleh karena itu, Danny mempertimbangkan situasi ini dan memutuskan untuk mundur dari pencalonan bacaleg Nasdem.

Sementara itu, mengenai alasan politiknya, Danny menjelaskan bahwa teman-teman pers secara umum sudah mengetahui alasan-alasannya.

"Dengan kondisi saat ini, saya merasa lebih nyaman dengan keputusan ini dan ini adalah yang terbaik untuk semua orang. Menurut filosofi saya, maka yang terbaik adalah mundur," tambahnya.

Namun, dia menegaskan bahwa dalam perjalanan waktu, dinamika politik akan terus berjalan dan tidak ada yang pasti.

Danny meyakinkan bahwa seiring berjalannya waktu, semuanya akan terbukti bahwa hubungannya dengan Partai Nasdem tetap baik-baik saja.