JAKARTA, BUKAMATA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mendorong hilirisasi rumput laut dengan kawasan percontohan atau modelling di sejumlah wilayah. Seperti di Bali, Sulawesi Tenggara, Maluku, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan (KP), Sakti Wahyu Trenggono, dalam keterangan pers, Kamis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, usai mengikuti rapat terbatas (ratas) yang dipimpin oleh Presiden Jokowi, baru-baru ini.
"Kita tadi ditargetkan oleh Bapak Presiden untuk dibuat satu modelling di beberapa wilayah, ada lima lokasi, diantaranya adalah Buleleng, kemudian, Wakatobi, Maluku Tenggara, kemudian di Rote Ndao di NTT dan juga di NTB," ujar Wahyu.
Sakti mengungkapkan, Indonesia memiliki potensi rumput laut yang sangat besar yang belum dimanfaatkan secara maksimal.
"Indonesia memiliki potensi yang sangat besar ada 12 juta hektare kurang lebih, yang sekarang ini baru 0,8 persen yang dimanfaatkan, dengan produksi kira-kira sekitar 9 juta ton di tahun 2021 lalu," ungkapnya.
Menteri KP menambahkan, terdapat banyak produk turunan yang dapat dikembangkan dari rumput laut. Diantaranya adalah untuk pupuk, kemudian pakan dan makanan-makanan lain, farmasi, dan lain sebagainya.
"Ya sekalian juga untuk biofuel, dan banyak sekali saya kira yang bisa dikembangkan dari situ," tandasnya. (*)
BERITA TERKAIT
-
Curhat Soal Balik ke Solo, Jokowi: Aduh, Pening Kepala
-
Presiden Jokowi Instruksikan Menlu Segera Evakuasi WNI di Lebanon
-
Dilantik Besok Jadi Anggota DPR RI, Dua Menteri Jokowi Mengundurkan Diri
-
Dulu Nobatkan Jokowi Alumni UGM Terburuk, Kini Gielbran Sindir Kaesang Sebut Nebeng Elit
-
Presiden Jokowi Ingin Tekan Kematian Ibu dan Anak Usai Resmikan Gedung KIA RSUP Wahidin