BUKAMATA, BANTAENG - Meyrza Farid Amran mengundurkan diri sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bantaeng tertanggal 27 April 2023 sesuai dengan surat pengunduran dirinya.
Pengunduran diri menantu mantan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah itu digantikan oleh mertuanya sendiri, Liestiaty Fachruddin Nurdin.
Pelantikan Liestiaty Fachruddin berlangsung setelah dilakukan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Periode 2021 -2026 di Sekretariat Golkar Bantaeng, Kecamatan Bantaeng, Kamis (4/5/2023).
Pelantikan pengurus Golkar Bantaeng juga langsung dilaksanakan dan dihadiri langsung oleh Ketua Golkar Sulsel, Taufan Pawe.
Ditanya soal penetapannya sebagai Ketua DPD Golkar Bantaeng, Liestiaty Fachruddin mengatakan dirinya memang baru masuk dalam partai.
"Saya masuk di partai saja baru. Intinya bagaimana kita bekerja untuk masyarakat. Saya kira itu, di organisasi manapun, di partai juga kita harus bekerja. Jadi kalau niatnya sudah untuk masyarakat, Insya Allah," kata dia.
Baginya, dia merasa amanah sebagai Ketua DPD Golkar Bantaeng adalah yang berat namun harus tetap dijalankan. Dia menargetkan Golkar Bantaeng meraih delapan kursi dari delapan kecamatan di Kabupaten Bantaeng.
"Perasaan saya berat. Semua pelantikan, amanah itu berat harus dijalankan dengan baik. Target kursi di delapan kecamatan harus ada delapan (kursi). Makanya kita harus support teman-teman Bacaleg itu," kata dia.
Dia juga mengatakan, optimis menuju DPR RI. Dengan bekal pengalaman sebagai Ketua PKK Bantaeng 10 tahun dan Ketua PKK Sulsel 2,5 tahun dia optimis mampu meraih diatas 100.000 suara.
BERITA TERKAIT
-
Asyari Abdullah Serahkan Bantuan Pembangunan Masjid Saat Reses di Lappa Anging
-
DPRD Takalar Serahkan 32 Rekomendasi LKPJ 2025, Infrastruktur dan Layanan Kesehatan Jadi Prioritas
-
Stadion Sudiang Berkapasitas 27 Ribu Penonton Dibangun, Ditarget Rampung 2027
-
Wali Kota Munafri Minta Camat-Lurah Bergerak Cepat Atur Ulang Waktu Angkut Sampah di Makassar
-
Hadiri PSBM 2026, Gubernur Sulsel Dorong Saudagar Bugis-Makassar Jadi Penggerak Ekonomi Daerah