Redaksi
Redaksi

Rabu, 26 April 2023 15:37

MUI Buka Suara Soal Shalat Ied Campur Pria-Wanita di Ponpes Al-Zaytun Indramayu

MUI Buka Suara Soal Shalat Ied Campur Pria-Wanita di Ponpes Al-Zaytun Indramayu

Majelis Ulama Indonesia (MUI) merespons foto viral salat Idulfitri di Pondok Pesantren Al-Zaitun, Kabupaten Indramayu, yang menampakkan saf jemaah perempuan dan jemaah laki-laki bercampur tanpa penghalang.

BUKAMATA - Warganet dibuat geger dengan prosesi salat Idul Fitri yang diduga dilaksanakan Pondok Pesantren Al-Zaytun, Kabupaten Indramayu. Dalam postingan akun Instagram @kepanitiaanalzaytun pada Sabtu (22/4/2023), terlihat saf salat dibuat berjarak serta ada jamaah perempuan berada paling depan.

Bukan cuma itu, jarak antar jamaah saat sholat juga menarik perhatian karena terlihat sangat renggang. Padahal kondisi saat ini sudah bukan pandemi sehingga seharusnya saat menjalani sholat berjamaah harus rapat barisannya.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) merespons foto viral salat Idulfitri di Pondok Pesantren Al-Zaitun, Kabupaten Indramayu, yang menampakkan saf jemaah perempuan dan jemaah laki-laki bercampur tanpa penghalang.
Wakil Ketua Umum MUI Marsudi Suhud menjelaskan adab ibadah salat telah diatur, yaitu saf laki-laki utama berada di depan, sementara perempuan berada di belakang.

"Bahwa adab salat sudah baku diatur oleh aturan-aturannya. Maka kalau laki-laki utama di depan, perempuan utama di belakang. Itu adabnya," kata Marsudi

Adapun, pihak MUI Kabupaten Indramayu, KH Satori buka suara melihat hal tersebut. Ia tak mengerti cara beribadah yang dilakukan pondok pesantren Al Zaytun.

" Menurut syariat, jemaah perempuan tidak boleh berada di depan barisan jemaah laki-laki. Jemaah perempuan harus berada di belakang jemaah laki-laki," kata Satori saat dihubungi wartawan.

Di sisi lain, Satori tidak bisa mengungkapkan tata cara sholat pondok pesantren Al Zaytun salah atau benar.

" Karena hal itu hanya akan menimbulkan perdebatan yang tidak berkesudahan. Biar mereka yang akan bertanggung jawab sendiri di hadapan Tuhan," ucapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#MUI #Shalat Ied #Lebaran