PAREPARE, BUKAMATA - Polres Parepare telah melakukan rapat koordinasi dengan panitia pelaksana dan supporter PSM Makassar, selama bertanding di Stadion Gelora BJ Habibie (GBH), Parepare.
Hal ini untuk mengantisipasi kerusuhan maupun tindakan yang tak diinginkan dalam setiap laga pertandingan sepakbola. Dari hasil rapat yang digelar di GBH Parepare, Jumat 7 April 2023 ini, tercipta 9 poin kesepakatan antara polisi, panitia pelaksana, dan supporter, yang diterima Bukamatanews.id.
1. Usai pertandingan tidak menyalakan flare dan smoke room
2. Usai pertandingan, dilarang keras suporter untuk turun ke lapangan hingga selesai semua acara seremonial
3. Masing-masing Kapolsek menjadi penanggung jawab pintu GBH.
4. Titik akhir di lapangan Adi Makkasau sebagai perayaan piala dan sebagai titik nobar akbar di Kota Parepare
5. Untuk flare masing-masing ketua kelompok, mendata dan mengumpulkan flare dari setiap anggotanya
6. Untuk pembakaran flare, dibakar secara bersamaan setelah seremoni penerimaan piala dibarengi Anthem PSM
7. Penyetoran data flare disampaikan melalui grup Pok Komunitas Supporter
8. Masing-masing kelompok suporter akan dibekali HT (handy talky) untuk koordinasi dengan panpel
9. Kelompok suporter atau penonton umum yang menyalakan flare di luar waktu yang telah disepakati, akan diamankan oleh pihak keamanan dan di luar tanggung jawab kelompok supporter.
BERITA TERKAIT
-
Modal Imbang dari Bali United, Semen Padang Tantang PSM Makassar dengan Percaya Diri
-
Minim Menit Bermain, Dua Pemain Muda PSM Hijrah Sementara ke Persipal
-
Kalah 0-1 dari Malut United, PSM Tertahan di Peringkat 7 di Super League
-
23 Pemain Siap Bertarung: PSM Makassar Targetkan Balas Dendam Kontra Bajul Ijo
-
Duel Kontras Nasib: Persebaya Paceklik, PSM On Fire di Tangan Tomas Trucha