Redaksi : Kamis, 06 April 2023 16:03

BUKAMATA - Negara-negara Liga Arab segera bergerak untuk menggelar rapat darurat pada Rabu (5/4), membahas insiden polisi Israel menyerang masjid Al-Aqsa, Yerusalem timur, Rabu subuh waktu setempat.

Mereka mengadakan pertemuan darurat pada Rabu (5/4/2023), untuk menanggapi serangan tersebut.

Yordania, yang merupakan rekanan otoritas Palestina dan Mesir, meminta Liga Arab untuk mengadakan pertemuan darurat.

Pada pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Yordania mengatakan Amman meminta pertemuan setelah tentara Israel menyerbu Masjid Al-Aqsa.

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menanggapi peristiwa tersebut. Netanyahu berjanji akan meredakan situasi usai insiden serangan polisi Israel ke dalam masjid Al Aqsa dan sempat menyebabkan bentrokan massa, seperti dikutip dari The Times of Israel.

PM yang sempat didemo warga Israel itu menyatakan akan tetap,"menjaga status quo dan meredakan tensi."

Netanyahu dalam akun Twitternya mengunggah video seorang pria yang diklaim sebagai warga Palestina mengungkapkan kesaksian di dalam masjid bahwa insiden itu dipicu oleh para pemuda bertopeng.

Tentara Israel sendiri pada Rabu, melakukan dua kali serangan ke Masjid Al-Aqsa.

Serangan pertama di lakukan pada Rabu dini hari, sedangkan yang kedua terjadi pada malam hari setelah Salat Tarawih.

Para tentara Israel dilaporkan melepaskan granat kejut dan memukuli para jamaah Palestina.