BUKAMATA - Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menyebut tas mewah yang ditemukan saat menggeledah kediaman mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) RafaelAlun Trisambodo mencapai 70 buah.
Tak hanya uang tunai, puluhan tas mewah milik Ernie Meike Torondek pun disita dari rumah ayah Mario Dandy tersebut. Nantinya, hasil sitaan tersebut akan dijadikan barang bukti oleh KPK terkait kasus Rafael.
Tak hanya uang tunai, puluhan tas mewah milik Ernie Meike Torondek pun disita dari rumah ayah Mario Dandy tersebut. Nantinya, hasil sitaan tersebut akan dijadikan barang bukti oleh KPK terkait kasus Rafael.
Tak hanya soal penemuan puluhan tas mewah, Ali menyebut ayah MArioDandy Satriyo itu juga akan dicecar soal kepemilikan safe deposit box (SDB) yang berisi puluhan miliar.
"Nanti kami pasti akan konfirmasi termasuk ketika tim KPK dan PPATK menemukan uang di safe deposit box yang nilai uangnya itu puluhan miliar, itu pasti juga akan dikonfirmasi kepada tersangka ini," ujar Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri di Gedung KPK, Senin (3/4/2023)
Sebelumnya, KPK memastikan akan menahan mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) Rafael Alun Trisambodo.
Tak hanya soal penemuan puluhan tas mewah, Ali menyebut ayah Mario Dandy Satriyo itu juga akan dicecar soal kepemilikan safe deposit box (SDB) yang berisi puluhan miliar.
"Nanti kami pasti akan konfirmasi termasuk ketika tim KPK dan PPATK menemukan uang di safe deposit box yang nilai uangnya itu puluhan miliar, itu pasti juga akan dikonfirmasi kepada tersangka ini," kata Ali.
Sebelumnya, KPK memastikan akan menahan mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) Rafael Alun Trisambodo.
TAG
BERITA TERKAIT
-
KPK Perluas Desa Antikorupsi 2026, Sulsel Jadi Prioritas dan Terbanyak
-
KPK Dalami Keterlibatan Petinggi NU Terkait Pembagian Kuota Haji Tambahan
-
Eks Menag Yaqut Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji
-
Wali Kota Makassar Tekankan Penguatan Integritas Pimpinan SKPD Jelang Pelaksanaan Program Strategis 2026
-
Korupsi Kuota Haji, KPK Duga Ada Lobi dari Asosiasi