Amerika Sebut Rusia 'Konyol' Tangkap Wartawan Atas Tuduhan Spionase
Jean-Pierre tidak habis pikir dengan alasan Rusia menangkap Gershkovich atas tuduhan spionase. Menurutnya tuduhan tersebut konyol.
BUKAMATA - Amerika Serikat (AS) mengutuk keras penahanan yang dilakukan Rusia terhadap seorang wartawan asal Amerika Serikat bernama Evan Gershkovich.

"Penargetan warga Amerika oleh pemerintah Rusia tidak dapat diterima. Kami mengutuk penahanan Tuan Gershkovich dengan sangat keras," kata Sekretaris Pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir AFP, Jumat (31/3/2023).
Jean-Pierre tidak habis pikir dengan alasan Rusia menangkap Gershkovich atas tuduhan spionase. Menurutnya tuduhan tersebut konyol.
"Tuduhan spionase itu konyol," ucapnya.

Atas penangkapan itu, Jean-Pierre pun memberikan peringatan kepada warga Amerika Serikat lainnya. Dia meminta secara tegas agar warga Amerika Serikat tidak berpergian atau melakukan perjalanan ke Rusia.
"Saya ingin menegaskan kembali dengan tegas bahwa orang Amerika harus memperhatikan peringatan pemerintah AS untuk tidak melakukan perjalanan ke Rusia. Warga negara AS yang tinggal atau bepergian di Rusia harus segera berangkat," tegasnya.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Antony Blinken menghubungkan penahanan itu dengan tindakan keras terhadap media di Rusia.
"Dalam istilah yang paling kuat, kami mengutuk upaya terus-menerus Kremlin untuk mengintimidasi, menekan, dan menghukum jurnalis dan suara masyarakat sipil," kata Blinken.
Wartawan AS Ditangkap Atas Spionase
Sebelumnya diberitakan, Seorang wartawan asal Amerika Serikat (AS) yang bekerja untuk media terkemuka The Wall Street Journal (WSJ) kini ditahan di Rusia. Wartawan berusia 31 tahun itu, menurut Moskow, ditahan atas tuduhan spionase.
AFP memberitakan bahwa penahanan wartawan AS itu terungkap dalam laporan kantor berita Rusia yang mengutip keterangan Dinas Keamanan Federal Rusia atau FSB.
"FSB menghentikan aktivitas ilegal dari warga negara AS Evan Gershkovich... seorang koresponden biro Moskow dari surat kabar Amerika, The Wall Street Journal, yang terakreditasi dengan Kementerian Luar Negeri Rusia," sebut FSB dalam pernyataannya.
News Feed
Andi Sudirman di Hadapan Praja IPDN: Jabatan Bisa Berubah, Integritas Harus Tetap
01 Oktober 2026 14:22
Bappenas Tetapkan Sulsel di Peringkat IV PPD 2026
01 Oktober 2026 13:51
Berita Populer
01 Oktober 2026 13:19
01 Oktober 2026 12:45
01 Oktober 2026 13:08
01 Oktober 2026 13:23
01 Oktober 2026 13:51
