POLMAN, BUKAMATA - Banjir yang menghantam Kabupaten Polman, Sulawesi Barat (Sulbar) membuat seorang santri, Mufli (18) tewas akibat terseret arus. Sementara satu temannya, Irsyad masih dalam pencarian.
Jasad Mufli ditemukan 50 kilometer terbawa arus sungai dari lokasi awal kejadian, Selasa 21 Maret 2023 sekira pukul 09.00 WITA.
"Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban atas nama Mufli, 13 tahun," kata Humas Basarnas Sulbar, Devis dalam keterangannya, Selasa 21 Maret 2023.
Usai ditemukan, jasad santri tersebut dibawa ke RSUD Hajja Andi Depu Polman.
Sesampainya di rumah sakit, isak tangis pecah keluarga tak terbendung melihat anaknya itu tak bernyawa akibat diterjang banjir. Setelah itu, petugas kembali melanjutkan pencarian terhadap korban Muh Irsyad yang sampai hari ini belum ditemukan.
"Jadi tersisa santri bernama Muh Irsyad yang masih pencarian. Pencarian terhadap Irsyad akan dilanjutkan pada pagi besok. Semoga pencarian membuahkan hasil," harap Devis.
Diketahui, korban Mufli dan Muh Irsyad merupakan santri dari Pondok Pesantren Ahlul Qur'an Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar).
Mereka terbawa arus akibat sungai di sekitar pondok itu meluap dan hujan yang deras pada Senin 20 Maret 2023 sekira pukul 20.20 WITA.
Tim SAR gabungan dan pihak terkait pun turun tangan. Sebanyak 170 santri dari pondok pesantren itu harus dievakuasi ke tempat aman.
BERITA TERKAIT
-
Perdana! Pesantren Modern Al-Fityan Gowa Tamatkan 110 Santri
-
Kakanwil Kemenag Sulsel Puji Transformasi Pondok Pesantren As'adiyah Sengkang
-
Dendam dapat Hukuman, Santri di Palangka Raya Bunuh Gurunya
-
Wamentan Ajak Santri di Madiun Terjun ke Sektor Pertanian
-
Diancam Pistol oleh Oknum Polri, Puluhan Santri di Gowa Alami Trauma Berat