BUKAMATA - Anies Baswedan bertandang ke Bangkalan. Di Pulau Madura ini, Anies melakukan pertemuan dengan sejumlah habib, ulama, dan tokoh se-Madura. Pertemuan bertajuk silaturahmi kebangsaan tersebut berlangsung di Pondok Pesantren (Ponpes) At-Taroqqi Karongan, Sampang.
"Mereka mengirimkan doa, mengirimkan dukungan dan banyak di antara mereka yang mendoakan, namun tidak pernah bertemu langsung dan Alhamdulillah doa mereka diijabah, dan kemenangan diantarkan ke Jakarta," kata Anies.
Anies mengaku bersyukur karena sudah bisa bersilaturahmi langsung dan bertemu dengan para ulama di Pondok Pesantren At-Taroqqi Sampang. Menurutnya, banyak yang mengatakan masuk ke pesantren tersebut tak semua orang memiliki keberanian.
Menurutnya, perjalannya ini merupakan ikhtiar keadilan yang sama halnya dilakukan di Jakarta, tentunya saat dirinya menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
"Sudah cukup rasanya kita menyaksikan begitu banyak diantara kita selalu dipinggirkan dan selalu di nomor duakan jadi saatnya kita berada di depan," lantangnya.
Sementara itu KH Faurok Alawi yang mewakili sejumlah ulama yang hadir menaruh harapan besar agar Anies Baswedan bisa menjadi Presiden Indonesia. Para ulama yakin dengan kepemimpinan Anies, bisa membawa perubahan lebih baik di Indonesia.
"Kami menginginkan pemimpin negeri yang cerdas dan berani, yang mampu memberikan perubahan untuk Indonesia lebih baik," kata Faurok.
BERITA TERKAIT
-
Prof. Didik J. Rachbini Kembali Terpilih sebagai Rektor Universitas Paramadina
-
Adik Prabowo: Makan Gratis Dikenalkan Sejak Anies Gubernur
-
Momen Haru Pelantikan: Prabowo Subianto Salami Anies Baswedan Usai Dilantik Sebagai Presiden RI
-
Tak Diusung Partai, Anies Masih Tunggu Kejutan di Hari Terakhir Pendaftaran
-
Pengamat Nilai PDIP Gagal Dukung Anies di Pilkada Jakarta karena Faktor Istana