Fitur Baru Tiktok Ancam Bisnis Ruangguru
TikTok meluncurkan feed khusus STEM (science, technology, engineering, math). Laman tersebut hanya akan menampilkan video yang mendidik saja di dalamnya.
BUKAMATA - Layanan edu-tech nampaknya akan segera tergeser dengan TikTok. Aplikasi asal China itu baru saja memperkenalkan layanan pendidikan serupa di dalam platform.
Engadget melaporkan TikTok meluncurkan feed khusus STEM (science, technology, engineering, math). Laman tersebut hanya akan menampilkan video yang mendidik saja di dalamnya, dikutip Kamis (16/3/2023).
Jadi, video-video itu terpisah dengan feed biasanya yang menampilkan konten hiburan. Pengguna bisa mendapatkan konten membuat kode atau mendiskusikan eksperimen.
TikTok bekerja keras menghindari misinformasi pada bagian baru ini. Platform bekerja sama dengan kurator Common Sense Networks untuk mempelajari konten dan memastikan relevan dengan feed STEM.
Bukan hanya Common Sense, TikTok juga bekerja sama dengan pemeriksa fakta Poynter. Lembaga ini bekerja untuk memeriksa akurasi konten.
Video yang tidak lolos kedua pemeriksaan tersebut tak akan bisa masuk ke dalam feed khusus STEM ini, ungkap laporan Engadget.
TikTok baru memastikan kehadiran feed STEM ini di Amerika Serikat (AS) pada minggu-minggu mendatang. Belum diketahui kapan akan diluncurkan di negara lain termasuk Indonesia.
Sementara itu, TikTok terus menghadapi gempuran larangan aplikasinya digunakan pada ponsel pegawai pemerintahan. Terakhir adalah Inggris, menyusul Uni Eropa, Amerika Serikat (AS), dan Kanada.
Para pejabat di masing-masing negara khawatir TikTok mengumpulkan informasi sensitif pegawai pemerintahan dan memberikan pada pemerintah atau dinas intelijen China.
Sebelumnya, riset menunjukkan Gen Z juga sudah mulai meninggalkan Google dan menjadikan TikTok sebagai sumber pencarian informasi. Selain itu, beberapa korban PHK mengaku mendapat tawaran kerja baru dari TikTok ketimbang LinkedIn.
Hal ini menunjukkan TikTok yang semula berperan sebagai media sosial saja, kini sudah berkembang lebih jauh lagi.
News Feed
RMS Jadi Magnet Gelombang Kader Baru, Lutfi Halide dan Rezki Mufliati Gabung PSI
31 Januari 2026 16:43
APCAT Summit, Hasanuddin CONTACT Dorong Program Pengendalian Tembakau di Kota Makassar
31 Januari 2026 15:51
Berita Populer
31 Januari 2026 08:38
31 Januari 2026 08:47
31 Januari 2026 11:46
31 Januari 2026 12:32
31 Januari 2026 14:13
