BUKAMATA, GOWA- Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengungkapkan, setelah diresmikannya Program Mahasantri ini, dirinya bersama Wakil Bupati Gowa dan pihak penanggung jawab telah melakukan sejumlah langkah antisipasi menjelang berakhirnya masa kepemimpinannya.
Upaya ini dilakukan agar program Mahasantri terus dijalankan meskipun diluar masa kepemimpinannya. Salah satunya yaitu, angkatan pertama pada program ini harus lulus bersamaan, sehingga angkatan kedua bisa di buka kembali.
"Kami pun telah menyiapkan apabila bupati yang baru tidak ingin melanjutkan program ini, maka kita menyiapkan beberapa antisipasi. Salah satunya yakni para santri dan santriwati harus lulus bersamaan, agar gelombang kedua nanti bisa langsung masuk," kata Adnan.
Lanjutnya, upaya antisipasi lain yakni membuat Peraturan Daerah (Perda) yang akan mengikat kepala daerah, atau siapapun nanti yang menjadi Bupati dan Wakil Bupati Gowa agar wajib melanjutkan program tersebut.
"Jadi kami akan buatkan Perdanya yang sifatnya mengikat, jadi siapapun kepala daerahnya nanti wajib menjalankan program Mahasantri ini," tuturnya.
Ditempat yang sama, Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis berharap, kedatangan langsung Wamenag RI ke Lembaga Mahasantri bisa memberikan motivasi kepada santri dan santriwati untuk bisa menyelesaikan hafalannya dan bisa juga menyelesaikan ujiannya secara bersamaan.
"Harapan kami, hadirnya Wakil Menteri Agama ditengah-tengah kita, bisa memberikan motivasi bagi para Mahasantri untuk menyelesaikan hafalannya dengan cepat dan bisa selesai, lulus secara bersamaan," tuturnya.
Hamdan juga berharap, Perda yang dibuat oleh pemerintah daerah nantinya bisa menjamin program Mahasantri terus berjalan di Kabupaten Gowa sebagai tujuan peningkatan SDM yang jauh lebih baik kedepannya.
TAG
BERITA TERKAIT
-
KPH Jeneberang Bantah Terjadi Perambahan Hutan di Gowa
-
Rawan Eksploitasi, Aktivis Lingkungan Sorot Perubahan Status Kawasan Hutan di Bawakaraeng
-
Dibabat Habis di Hulu, Puluhan Hektare Hutan Lindung di Gowa Gundul Akibat Ilegal Logging
-
Filosofi di Balik Logo Baru HJG Ke-705: Ujung Badik, Embun, dan Tangan Pakarena
-
Pemprov Sulsel Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Program Mandiri Benih Kentang di Gowa