Redaksi
Redaksi

Minggu, 05 Maret 2023 12:21

579 Jiwa Mengungsi Akibat Kebaran Pertamina di Plumpang Jakarta

Seluruh pengungsi dalam kondisi sehat dan pegecekan kondisi kesehatan telah dilakukan oleh tim medis secara berkala.

579 Jiwa Mengungsi Akibat Kebaran Pertamina di Plumpang Jakarta

BNPB juga memberikan dukungan lainnya berupa 1.000 paket sembako, 1.500 lembar selimut, dan 1.500 buah matras

BUKAMATA - Korban jiwa akibat kebakaran depo Pertamina di Plumpang, Koja, Jakarta Utara (Jakut), bertambah. Dilaporkan ada 14 orang tewas dan 24 luka akibat kebakaran tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat ada 579 orang yang mengungsi akibat terdampak kebakaran pipa BBM di Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara per pukul 01,00 WIB hari ini.

Pelaksana Harian Kepala BPBD DKI M Ridwan menjelaskan bahwa jumlah tersebut berdasarkan data sementara yang dicatatkan petugas dari enam lokasi posko pengungsian.

"Untuk pengungsi info sementara ada 579 jiwa. Hingga kini masih terus didata karena warga masih keluar masuk," ujar Ridwan dalam keterangannya, Sabtu (4/3/2023) dini hari.

Sebanyak 297 warga terdampak masih bertahan di pengungsian. Hasil pemutakhiran data per Sabtu, 4 Maret 2023 malam pukul 22.23 WIB, seluruh pengungsi terbagi di dua titik yakni 71 orang di Kantor PMI Jakarta Utara dan 226 lainnya di RPTRA Rasella.

"Demi memenuhi seluruh kebutuhan dasar para pengungsi, PMI Jakarta Utara telah memberikan pelayanan khusus mulai dari permakanan, kesehatan maupun perlengkapan yang dibutuhkan selama masa darurat di pengungsian Kantor PMI Jakarta Utara," tutur Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari kepada wartawan, Minggu (5/3/2023).

Menurut dia, BPBD DKI Jakarta bersama PMI dan relawan lainnya juga melaksanakan pendampingan dan dukungan darurat bagi warga pengungsi di RPTRA Rasella. Adapun yang dilakukan yaitumendirikan dapur umum, pemenuhan kebutuhan permakanan tambahan, air bersih, sanitasi air, kebutuhan bayi dan balita, pengelolaan sampah, obat-obatan dan trauma healing.

“Seluruh pengungsi dalam kondisi sehat dan pegecekan kondisi kesehatan telah dilakukan oleh tim medis secara berkala. Disiagakan juga tiga unit mobil ambulance dengan sistem rujukan ke beberapa rumah sakit seperti RSUD, RS BUMN, RSCM, RS Polri dan RS Swasta,” jelasnya.

Lebih lanjut, BNPB memberikan dukungan fasilitas tenda 6x12 meter sebanyak 2 unit dan tenda keluarga 4x6 meter sebanyak 25 unit.

Selain itu, BNPB juga memberikan dukungan lainnya berupa 1.000 paket sembako, 1.500 lembar selimut, dan 1.500 buah matras

Untuk diketahui kebakaran besar terjadi di kawasan Depo Pertamina Plumpang di Jalan Tanah Merah Bawah RT 012 RW 09, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Jumat (3/3/2023) malam. Kebakaran tersebut diketahui terjadi pada pukul 20.11 WIB.

Kebakaran diduga terjadi setelah pipa BBM di kawasan depo meledak. Sebanyak 52 unit mobil pompa dan 260 personel pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api di kawasan depo dan pemukiman warga yang ikut terbakar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#kebakaran pertamina di Plumpang #pengungsi #korban

Berita Populer