Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Sabtu, 04 Maret 2023 22:49

Prosesi pemakaman Praka Jumardi di Kabupaten Bone.
Prosesi pemakaman Praka Jumardi di Kabupaten Bone.

Firasat Orang Tua Praka Jumardi, Gelisah Tidak Bisa Tidur Selama Dua Hari

Praka Jumardi dimakamkan secara militer di kampung halamannya di Desa Patangkai Kecamatan Lappariaja. Prosesi upacara dipimpin langsung oleh Danbrigif Raider 13 Galuh Rahayu Kostrad Kolonel Infanteri Jimmy Sitinjak.

BONE, BUKAMATA - Sebelum tertembak oleh gerombolan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak Papua Tengah, orang tua Praka Jumardi sempat merasakan sebuah firasat.

Saat ditemui usai pemakaman jenazah almarhum, Ayah Praka Jumardi, Hermawanto, mengatakan, dia sempat merasa gelisah selama dua hari.

"Saya sama mamanya sempat merasa gelisah, bahkan sempat tidak bisa tidur selama dua hari dua malam. Tapi saya tidak mengerti. Ternyata anak saya tertimpa musibah di Papua" kata Hermawanto, Sabtu, 4 Maret 2023.

Ia menuturkan, anaknya lulus menjadi anggota TNI sejak 2013 lalu. Tahun 2015 dia bertugas sebagai Satgas Pam Rahwan Papua, Tahun 2018 menjadi Satgas Pamtas Mobile, kemudian tahun 2023 bertugas sebagai Satgas Pam Rahwan .

"Selama dia jadi TNI baru mungkin tiga kali pulang kampung. Dia memang jarang pulang karena bertugas terus, terakhir kami komunikasi satu bulan yang lalu, dia menelpon sama mamanya dan menyampaikan kalau katanya dia mau pindah tugas," tuturnya.

Praka Jumardi dimakamkan secara militer di kampung halamannya di Desa Patangkai Kecamatan Lappariaja. Prosesi upacara dipimpin langsung oleh Danbrigif Raider 13 Galuh Rahayu Kostrad Kolonel Infanteri Jimmy Sitinjak.

Kolonel Inf Jimmy Sitinjak menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya, dan memohon kepada keluarga dan kerabat apabila almarhum memiliki salah dan khilaf semasa hidupnya agar dimaafkan.

"Kami menyampaikan penghargaan serta terima kasih setinggi-tingginya kepada semua pihak yang memberikan perhatian. Mari kita sama-sama memanjatkan doa semoga arwahnya mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan," kata Kolonel Inf Jimmy.

Setelah sambutan Inspektur Upacara selesai, bendera merah putih pun dikibarkan diatas peti mati hingga ke liang lahat sambil melepaskan tembakan ke udara. (*)

 

Penulis : Choys
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#TNI AD #Praka Jumardi #Prajurit tewas tertembak