MAKASSAR, BUKAMATA - Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan "Danny" Pomanto, mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Makassar, untuk menjauhi gaya hidup hedon. Apalagi, pamer kekayaan di sosial media.
"Perilaku hedon ataupun memamerkan kekayaan merupakan sebuah perilaku yang tak pantas," kata Danny.
Meski demikian, jika ada ASN-nya yang menunjukkan perilaku hedon, Danny meminta agar tidak terlalu cepat menghakimi. Tetapi, harus ditelusuri lebih dulu latar belakangnya.
"Kecuali memang ada pengusaha sebelumnya, itu hak orang. Tetapi hedon saya kira di pemkot tidak ada. Dan kalau dia sengaja pamer-pamer kekayaan tetap itu yang perlu ditegur," tegas Danny.
Danny sendiri mengaku, sejak awal menjabat sebagai Wali Kota Makassar mulai dari 2014-2019 hingga kembali lagi terpilih pada Februari 2021, tidak pernah menampilkan gaya hidup hedonisme.
Ia mencontohkan, di kediaman pribadinya saja tidak pernah diubahnya. Bahkan untuk kendaraan pribadi, ia tidak memiliki mobil baru selama menjabat.
"Kalau saya dari awal memberi contoh jangan hedon. Contoh rumahku tidak ada yang berubah, tidak ada mobil baruku harus tawaddu," pungkasnya. (*)
BERITA TERKAIT
-
Appi Pastikan Korban Kebakaran Tallo Tak Hadapi Musibah Sendiri, Pemkot Makassar Siapkan Hunian hingga Material Bangunan
-
Wali Kota Makassar Minta ASN Jadi Mata dan Telinga Pemerintah Deteksi Persoalan Sosial
-
Wali Kota Munafri Resmikan MCH Kedua di Jalan Nusantara, Jadi Ruang Tumbuh Anak Muda Kreatif
-
BKPSDM Makassar Luncurkan AKSI ASN, Pemetaan Kompetensi dan E-Learning Jadi Senjata Baru Tingkatkan Kualitas Aparatur
-
Dirjen Keuda Kemendagri Minta APBD Makassar Fokus Biayai Program Prioritas