MAKASSAR, BUKAMATA - Anggota Komisi V DPR RI, Hamka B Kady, memberikan perhatian yang cukup besar terhadap kebutuhan masyarakat akan sanitasi yang layak. Melalui program aspirasinya, ia membangun 79 unit MCK (Mandi, Cuci, Kakus), di dua desa di Kabupaten Gowa.
MCK yang dibangun melalui program Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S) tersebut, asing-masing, 40 unit di Desa Pallantikang, dan 39 unit di Desa Borisallo.
Hamka B Kady mengungkapkan, sanitasi yang layak merupakan kebutuhan mendasar masyarakat. Iapun berharap, masyarakat bisa memanfaatkan dan memelihara dengan baik fasilitas tersebut.
"Sanitasi yang layak merupakan hak dasar masyarakat. Dengan tersedianya fasilitas ini, masyarakat tidak lagi BAB di tempat terbuka," ujarnya, saat meresmikan program yang dibiayai lewat APBN Tahun Anggaran 2022 tersebut, belum lama ini.
Berdasarkan data yang dihimpun, sekitar 6 persen dari 275 juta penduduk Indonesia masih Buang Air Besar (BAB) secara terbuka. (*)
BERITA TERKAIT
-
Program Bedah Rumah Hamka B Kady Jangkau Daerah Kepulauan Selayar, Tingkatkan Kualitas Hunian Layak Bagi Warga Berpenghasilan Rendah
-
Raker Bersama Menhub, Hamka B Kady Ingatkan Pentingnya Penguatan Sistem Pengendalian Internal
-
Kunjungi Korban Kebakaran di Jeneponto, Hamka B Kady Beri Bantuan Sembako dan Bedah Rumah
-
Berdampak Positif Terhadap Petani, Hamka B Kady Konsisten Perjuangkan Program P3TGAI di Pusat
-
Di Hari Jadi Jeneponto ke-163, Gubernur Andi Sudirman Ungkap Kontribusi Besar Hamka B Kady untuk Pembangunan Sulsel