Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Melalui Novak, Rusia mengumumkan akan memangkas produksi minyak mentahnya sebesar 5% bulan depan. Ia menyebut langkah ini diambil untuk 'memulihkan' hubungan pasar.
BUKAMATA - Pasxa negara-negara barat dan sekutunya mengambil langkah untuk menciptakan harga batas tertinggi minyak dari Moskov, Rusia mulai menyusun langkah-langkah statergis.
Langkah yangdiambil rusia adalah mengurangi jumlah produksi minyak buminya. Hal tersebut disampaikan Wakil Perdana Menteri Alexander Novak Jumat (10/2/2023).
Melalui Novak, Rusia mengumumkan akan memangkas produksi minyak mentahnya sebesar 5% bulan depan. Ia menyebut langkah ini diambil untuk 'memulihkan' hubungan pasar.
"Rusia akan secara sukarela mengurangi produksi sebesar 500.000 barel per hari pada bulan Maret," paparnya dikutip AFP.
Novak mengklaim, sampai hari ini, Rusia sepenuhnya menjual seluruh volume minyak yang diproduk.
"Namun seperti yang dinyatakan sebelumnya, kami tidak akan menjual minyak kepada mereka yang secara langsung atau tidak langsung mematuhi prinsip 'batas harga'," tambahnya dilansir Reuters.
Pengumuman ini pun membuat pasar minyak dunia bergejolak. Harga minyak mentah Brent meningkat lebih dari 2,5% hari ini menjadi USD 86,6 per barel.
Kremlin menambahkan bahwa pihaknya telah mengadakan pembicaraan dengan beberapa anggota kelompok produsen OPEC+ mengenai keputusannya untuk memangkas produksi. Novak menjelaskan bahwa Rusia tidak mengadakan konsultasi formal karena pemotongan itu bersifat sukarela.
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 17:46