Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Surya Paloh bertemu Airlangga Hartarto di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Nelly Murni, Jakarta Barat, Rabu (1/2/2023)
BUKAMATA - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto merespons soal wacana dirinya diduetkan menjadi pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) dengan Anies Baswedan. Isu tersebut berhembus usai Airlangga bertemu Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.
Airlangga tidak banyak berkomentar. Dia hanya mengatakan wacana menjodohkan dirinya dengan Anies belum dibahas bersama NasDem.
"Kita belum bahas itu. Nanti lihat saja," kata Airlangga saat ditemui di Kantor DPD Partai Golkar Bali, Jumat (3/1).
Airlangga menegaskan dirinya sudah memberi penjelasan tentang isi pertemuannya dengan Ketua Umum Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh.
"Kemarin di (pertemuan dengan) Surya Paloh kan sudah kami sampaikan. Partai Golkar terbuka, siapa saja bisa diterima," terangnya.
Seperti diketahui, Surya Paloh bertemu Airlangga Hartarto di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Nelly Murni, Jakarta Barat, Rabu (1/2/2023). Pertemuan tersebut dalam rangka silaturahmi dan membahas koalisi partai.
Pendiri Cyrus Network Hasan Nasbi mengungkapkan, peluang Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Anies Baswedan dipasangkan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 tetap ada pasca Ketua Umum Nasdem Surya Paloh menyambangi kantor DPP Golkar, Rabu (1/2/2023).
Akan tetapi, ia meyakini pasangan itu bakal diusung dengan tema yang bukan perubahan. Diketahui, Anies adalah bakal calon presiden (capres) Partai Nasdem dan didukung oleh dua partai politik calon mitra koalisi perubahan, yakni Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
"Kalau misalnya pasang dipasangkan itu ya bisa saja, tapi kan namanya enggak mungkin perubahan," kata Hasan seperti dikutip dari laman Kompas.com, Kamis (2/2/2023).
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33