Mengenal Si Datu Miciko, Aplikasi Big Data Diskop Makassar yang Mampu Himpun Puluhan Ribu UMKM
Tentunya di tahun 2023 diproyeksikan akan semakin bertambah seiring dgn pertumbuhan dan penciptaan iklim berusaha melalui berbagai macam program dan kegiatan prioritas seperti pengembangan 5.000 lorong Wisata 10.000 Skill training gratis, dan 100.000 peluang usaha / dan peluang kerja baru" tutur Sri Sulsilawati.
MAKASSAR, BUKAMATA - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) kota Makassar punya sistem dan aplikasi baru bernama sistem informasi data usaha mikro kecil dan koperasi (Si Datu Miciko). Sejak diluncurkan Si Datu Miciko telah mendata jumlah UKM kurang-lebih sebanyak 19.000.
Kepala Dinas Koperasi UKM kota Makassar Sri Sulsilawati mengatakan Jumlah tersebut terus mengalami pertumbuhan sesuai pendataan oleh para ketua rukun tetangga (RT) selaku surveyor bekerja sama dengan para Kasi Ekbang kelurahan dan 153 enumerator yang bertugas sebagai penginput di 153 kelurahan.
"Untuk saat ini melalui sistem dn aplikasi Si Datu Miciko ( sistem informasi data usaha mikro kecil & koperasi ) telah terdata kurang lebih 19.000 ukm dan semakin bertambah sesuai dengan hasil pendataan yg dilakukan oleh para RT selaku surveyor bekerjasama dg Para Kasi Ekbang Kelurahan dan 153 enumerator sebagai penginput di 153 kelurahan,"katanya.
Mempermudah maupun memperlancar masyarakat agar dapat ber-UKM, Dinas Koperasi dan UKM optimis jumlah tersebut di tahun 2023 akan mengalami pertumbuhan. Terlebih berbagai program yang memungkinkan masyarakat dapar ber-UKM seperti program pengembangan 5000 lorong wisata, program 10.000 skill training gratis, 100.000 peluang usaha dan peluang kerja baru.
"Tentunya ditahun 2023 diproyeksikan akan semakin bertambah seiring dgn pertumbuhan dan penciptaan iklim berusaha melalui berbagai macam program dan kegiatan prioritas seperti pengembangan 5.000 lorong Wisata 10.000 Skill training gratis, dan 100.000 peluang usaha / dan peluang kerja baru" tutur Sri Sulsilawati.
Selain itu, program unggulan Smart UMKM dinas koperasi UMKM akan membuat iklim ber-UMKM di kota Makassar semakin kuat melalui program Smart Inkubator Center UMKM yang akan menjembatani pelaku UMKM dengan konsumennya memanfaatkan teknologi, Smart Kanrerong di Karebosi dan d Jalan Nikel, dan Smart Pagandeng (Tettere') yang akan memfasilitasi pelaku UMKM berupa kendaraan.
"Ditambah dengan program Smart umkm Dinas koperasi UMKM erupa Smart Inkubator Center Umkm, Smart Kanrerong Karebosi dan Nikel serta Smart Pagandeng ( Tettere )" tutup Sri Sulsilawati.
News Feed
Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Sungai Balampangi Penghubung Sinjai - Bulukumba
31 Januari 2026 21:37
