Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
KPK mengaku bakal mengawasi jalur gelap serta modus-modus aktor politik dalam mencari dana ilegal untuk modal di Pemilu 2024.
BUKAMATA - Berdasarkan catatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tahun-tahun menjelang pemilu rawan tindak pidana korupsi. Sejumlah dana atau anggaran negara kerap diselewingkan oleh para koruptor demi mendapatkan dana kampanye.
Untuk mengantisipasi hal tersebut KPK mulai turun tangan untuk memantau aktifitas para politikus jelang pemilu 2024. KPK mengaku bakal mengawasi jalur gelap serta modus-modus aktor politik dalam mencari dana ilegal untuk modal di Pemilu 2024.
"Karena momen politik sedang membutuhkan banyak dana untuk amunisi politik," kata Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron dikutip dari Sindonews, Selasa (3/1/2023).
Ghufron bahkan menyebut semua hal penyelenggaraan pemerintahan menjadi cenderung untuk disalahgunakan dan diperjualbelikan secara ilegal.
"Prosedur administrasi dipenuhi secara formil padahal substansinya disimpangi," sambungnya.
Modusnya, kata Ghufron, tak jauh berbeda, seperti penyelewengan anggaran, hingga pengadaan barang dan jasa.
"Mulai dari anggaran, pengadaan barang dan jasa, seleksi pejabat, perijinan bahkan sampai pada bantuan-bantuan yang disalahgunakan," beber Ghufron.
KPK juga memberikan peringatan keras kepada para politikus yang akan ikut kontestasi politik 2024. KPK mengingatkan untuk jauh-jauh dari praktek korupsi.
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33