Hikmah
Hikmah

Jumat, 09 Desember 2022 12:32

Gara-gara Empat Lempeng Tektonik Ini,  Seluruh Wilayah Indonesia Berpotensi Gempa

Gara-gara Empat Lempeng Tektonik Ini, Seluruh Wilayah Indonesia Berpotensi Gempa

Megathrust sendiri adalah daerah pertemuan antar lempeng tektonik Bumi di lokasi zona subduksi.Lempeng tektonik Bumi bisa mencapai ribuan kilometer dan menjadi dasar benua dan samudra. Pelat-pelat ini bertabrakan, meluncur, dan bergerak menjauh satu sama lain.

BUKAMATA - Pulau Jawa, khususnya Jawa Barat, belakangan ini sering dihantam gempa bumi terus menerus. Berdasarkan data Badan Metereologi , Klimatologi dan Geofisika (BMKG ) gempa bumi yang terjadi belakangan ini merupakan gempa lanjutan dari gempa besar yang sempat mengguncang Cianjur beberapa pekan lalu.

Tak dipungkiri gempa bumi yang terjadi beberapa waktu terakhir ini tentu saja membuat masyarakat khawatir. Bahkan kejadian gempa bumi terus menerus di kawasan Pulau Jawa beberapa waktu terakhir langsung dihubungkan dengan potensi kemungkinan terjadinya gempa megathrust.


Megathrust sendiri adalah daerah pertemuan antar lempeng tektonik Bumi di lokasi zona subduksi.Lempeng tektonik Bumi bisa mencapai ribuan kilometer dan menjadi dasar benua dan samudra. Pelat-pelat ini bertabrakan, meluncur, dan bergerak menjauh satu sama lain.

Dikutip dari kanal Youtube Tv One News pada (16/1/2022), Pepen Supendi selaku peneliti BMKG menuturkan jika hampir seluruh wilayah Indonesia memang berpotensi terjadi gempa dan juga tsunami.

“Perlu diketahui bahwa hampir seluruh wilayah Indonesia memiliki potensi bencana yang diakibatkan oleh gempa bumi maupun tsunami,” jelas Pepen Supendi. Menurut Pepen hal tersebut disebabkan oleh letak Indonesia yang dipengaruhi oleh empat lempeng tektonik utama.

"Sumber gempa bumi di Indonesia dipengaruhi oleh empat lempeng tektonik utama, Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, Lempeng Pasifik kemudian Lempeng Filipina yang menyebabkan adanya zona suduksi dan zona sesar aktif,” ujar Pepen.

Selain itu Pepen juga menjelaskan mengenai potensi gempa megathrust yang berpotensi menimbulkan tsunami setinggi 34 meter yang diprediksi akan terjadi di Indonesia.

“Pada zona suduksi ini ada bagian yang kita kenal dengan zona megathrust yaitu pada bidang kotak antara lempeng sampai kedalaman sekitar 50 kilometer dan salah satunya adalah megathrust Selat Sunda,” ungkap Pepen Sunduksi.

Pepen Supendi selaku peneliti BMKG juga menyebutkan jika zona megathrust sudah diidentifikasi ada 13 titik di Indonesia.

“Di Indonesia sendiri ada 13 zona megathrust yang sudah diidentiikasi oleh para ahli mulai dari Pantai Barat Sumatera, Selatan Jawa, Nusa Tenggara, Utara Sulawesi, dan Utara Papua,” jelas Pepen.

Dititik-titik tersebutlah, zona megathrust diidentifikasi menimbulkan gempa dengan magnitude maksimul hingga mencapai angka di atas delapan sehingga berpotensi menyebabkan tsunami 34 meter.

“Pada zona-zona megathrust ini sudah diidentifikasi magnitudo terbesarnya atau magnitudo maksimum yang kemungkinan dapat terjadi di atas tersebut rata-rata di atas 8 berdasarkan penelitian terbaru,” pungkas Pepen.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Gempa Bumi #BMKG

Berita Populer