Wiwi
Wiwi

Kamis, 01 Desember 2022 07:34

Prihatin dengan Kondisi Ekonomi Nasabah, Sejumlah Bank Ogah Naikkan Suku Bunga KPR

Prihatin dengan Kondisi Ekonomi Nasabah, Sejumlah Bank Ogah Naikkan Suku Bunga KPR

Suku bunga KPR yang ditawarkan BRI belum akan naik dalam waktu dekat.

"Hingga saat ini, kami belum menaikkan suku bunga kredit. Sebagai informasi, BCA menyediakan berbagai variasi suku bunga KPR, antara lain bunga 3,85 persen fix selama 3 tahun eff p.a. Penawaran ini masih berlaku sampai dengan akhir Desember 2022," kata EVP Corporate Communications & Social Responsibility BCA Hera F Haryn.

BI memang kembali menaikkan suku bunga acuan BI 7 Days Reverse Repo Rate sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 5,25 persen pada November 2022.

Keputusan tersebut jelas bakal menambah kekhawatiran masyarakat, termasuk para pejuang KPR khususnya yang sudah masuk masa floating.

Adapun suku bunga floating adalah perhitungan suku bunga yang tidak tetap karena mengikuti pergerakan suku bunga acuan bank sentral.

Mengutip data Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Agustus 2022, rata-rata bunga KPR perbankan nasional dan umum saat ini sebesar 8,61 persen per Agustus 2022 atau naik dibandingkan rata-rata Juli, 8,57 persen.

Bunga KPR yang dipatok oleh bank pelat merah 7,25 persen. Sedangkan, bunga yang dipatok bank swasta beragam. BCA mematok bunga KPR lebih rendah yakni 7,20 persen. Sementara, bank swasta lainnya mematok bunga KPR lebih tinggi.

Misalnya, Bank Danamon menetapkan SBDK KPR sebesar 8 persen, Bank Permata 8,25 persen, Bank Maybank Indonesia 8 persen persen. Lalu, Bank CIMB Niaga menetapkan bunga KPR 7,25 persen persen.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#kpr #suku bunga #kredit perumahan