Hikmah
Hikmah

Selasa, 29 November 2022 16:45

Survei SMRC Sebut Puan Maharani dan Airlangga Hartarto Tak Cukup Kompetitif

Survei SMRC Sebut Puan Maharani dan Airlangga Hartarto Tak Cukup Kompetitif

"Jika yang hanya maju dari tokoh partai besar, Prabowo dari Gerindra, Puan Maharani PDI Perjuangan dan Airlangga dari Golkar, dukungan terhadap Prabowo cukup jauh melampaui lawannya," kata Deni

BUKAMATA - Direktur Riset Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC, Deni Irvani menyebut bahwa Puan Maharani dan Airlangga Hartarto cenderung tidak kompetitif dibandingkan Prabowo Subianto.

Pasalnya dalam simulasi tiga nama tokoh yang dilakukan SMRC, tren elektabilitas dua tokoh partai besar tersebut tidak mengalami kemajuan berarti.

Puan Maharani hanya mendapat dukungan 10,2 persen, disusul Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartarto yang hanya menyentuh 9,1 persen. Keduanya jauh tertinggal dari elektabilitas Prabowo yang mempunyai dukungan sebanyak 55,7 persen.

"Jika yang hanya maju dari tokoh partai besar, Prabowo dari Gerindra, Puan Maharani PDI Perjuangan dan Airlangga dari Golkar, dukungan terhadap Prabowo cukup jauh melampaui lawannya," kata Deni mempresentasikan hasil survei di kanal YouTube SMRC TV yang tayang pada Minggu (27/11/2022).

Menurutnya, dua simulasi yang sama pada Oktober dan November 2022, Puan dan Airlangga tidak menunjukkan perkembangan yang signifikan. Tren dukungan Puan Maharani pada Oktober tinggi 0,4 persen dibandingkan November 2022. Sedangkan Airlangga Hartarto pada simulasi periode Oktober sebanyak 8,8 persen.

"Baik Puan maupun Airlangga, itu konsisten (dukungan) berada di bawah," kata dia.

Sementara dalam simulasi semi terbuka 45 nama calon, elektabilitas dua elit partai politik tersebut masing-masing berada pada angka 1,2 persen.

"Dari sekian banyak tokoh ini adalah pemimpin partai besar. PDI Perjuangan elit utama bisa dilihat Puan Maharani mendapat dukungan 1,2 persen. Selanjutnya Ketua Umum Golkar itu persis sama dengan Puan Maharani," katanya.

"Bapak Airlangga sebagai tokoh utama Golkar terlihat belum cukup kompetitif dari sisi iman pemilih," lanjutnya.

Diketahui survei ini dilakukan secara tatap muka pada 5-13 November 2022. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Dari populasi itu dipilih secara random (stratified multistage random sampling) 1220 responden. 

Response rate sebesar 1012 atau 83% dengan Margin of error diperkirakan sebesar 3,1% pada tingkat kepercayaan 95% (asumsi simple random sampling).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Puan Maharani #Airlangga Hartarto