Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Selasa, 22 November 2022 20:48

Bencana longsor di Jalan Poros Malino, Kabupaten Gowa, diperlukan mitigasi yang tepat agar tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
Bencana longsor di Jalan Poros Malino, Kabupaten Gowa, diperlukan mitigasi yang tepat agar tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

Pakar Beberkan Tiga Rekomendasi Mitigasi Longsor di Gowa

Selain pemetaan, perlu adanya rambu-rambu lalu lintas yang didirikan di sepanjang Jalan Poros Malino yang rawan terjadi longsor.

MAKASSAR, BUKAMATA - Bencana longsor di Jalan Poros Malino, Kabupaten Gowa, diperlukan mitigasi yang tepat agar tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

Pusat Studi Teknologi Mitigasi Longsor Sulawesi (PustekMiLS) pun merekomendasikan pemerintah setempat melakukan pemetaan dengan pemantauan udara di titik rawan longsor. Utamanya bila musim hujan tiba.

"Perlunya dilakukan pemetaan detail tentang area longsoran di poros jalan, dengan menggunakan teknologi drone, In-SAR, dan GIS," kata Direktur Eksekutif PustekMiLS, Ardy Arsyad, Selasa 22 November 2022.

Selain pemetaan, lanjut Ardy, perlu adanya rambu-rambu lalu lintas yang didirikan di sepanjang Jalan Poros Malino yang rawan terjadi longsor.

"Perlunya dipasang rambu-rambu kewaspadaan longsor pada jalan-jalan berpotensi longsor yang tinggi," tambah Ardy dalam keterangannya.

"Perlunya monitoring pada jalur jalan yang potensi longsornya sangat tinggi. Sehingga pergerakan tanah aktif dapat diketahui secara real-time tingkat keaktifannya, dan tindakan preventif mencegah longsor dapat dilakukan," sambung dia.

Bagi warga sekitar, PustekMiLS meminta agar melakukan reboisasi di sekitaran lereng yang menjadi lokasi rawan longsor.

"Mendesak masyarakat lokal dapat mewaspai bencana longsor dengan memelihara jalur-jalur aliran air

permukaan, menanam kembali lereng dan memonitor pergerakan lereng di sekitar permukiman," jelasnya.

Diketahui, longsor di dataran tinggi Gowa itu terjadi pada Rabu, 16 November 2022 sekira pukul 18.00 Wita. Dalam peristiwa ini, sembilan orang jadi korban. Dari sembilan itu, dua diantaranya selamat dan tujuh lainnya meninggal dunia.

Selain itu, akses dari dan menuju Malino sempat terputus akibat material longsor yang menutup jalan poros, dan merusak sejumlah rumah warga.

Kini akses ruas jalan provinsi itu telah dilalui setelah Tim SAR gabungan dikerahkan, meski masih memberlakukan satu arah. (*)

#Longsor Malino #PustekMiLS